press enter to search

Selasa, 11/12/2018 17:51 WIB

Kapal Pengangkut Kopra Dirampok di Perairan Indragiri, Nakhoda Terjun ke Laut & Hilang

| Selasa, 09/10/2018 21:59 WIB
 Kapal Pengangkut Kopra Dirampok di Perairan Indragiri, Nakhoda Terjun ke Laut & Hilang Petugas mencari nakhoda yang hilang

INDRAGIRI HILIR (aksi.id) - Kawanan bajak laut kembali beraksi di perairan Indragiri tepatnya di perairan Desa Tekulai dan Tanjung Baru Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Saat kejadian pada Minggu (07/10/2018) sekitar pukul 01.00 WIB, tersebut,  nahkoda belum ditemukan karena terjun ke laut untuk menghindari para perampok tersebut

Kapal motor bermuatan 10 ton kopra  yang dikemudikan oleh Fauzi (nakhoda) dan Mislan Als Ahok (Abk), berangkat dari Tekulai Hilir dengan membawa kopra sebanyak 114 karung dengan tujuan PT. Pulau Sambu Kuala Enok dirampok.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra membenarkan pristiwa pembajakan tersebut dilakukan kawanan bajak laut sebanyak empat orang saat kapal motor bermuatan kopra tersebut berangkat dari Tekulai Hilir.

Aksi perampokan tersebut di perairan Tekulai dan Tanjung Baru, kapal motor tersebut di dekati oleh satu unit pompong yang berisikan empat orang laki - laki dengan menggunakan penutup muka (sebo). Kemudian dari tiga orang laki - laki tersebut naik kekapal motor, dan satu orang menunggu dipompong

Pada saat 3 (tiga) orang laki - laki tersebut naik kekapal motor bermuatan kopra itu, para rampo langsung melompat ke sungai, kemudian salah satu dari laki - laki tersebut mengarahkan pisau kearah leher Ahok, dan mengatakan `uang kamu mana`, kemudian Ahok menjawab `tidak ada`.

"Mereka membajak dan menggeledah kapak motor korban," ujar Kapolres Senin (8/10/2018).

Setelah menggeledah, kawanan rampok tersebut berhasil mengambil hp dan uang Rp150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) milik Ahok. Lalu kapal motor dibawa oleh salah satu laki - laki tersebut kedalam sungai beruang sementara pompong milik tersangka digandeng dengan kapal motor.

"Setibanya di sungai beruang, kapal motor tersebut diikat dibatang nipah 4 orang rampo tersebut langsung meninggalkan Ahok dengan menggunakan pompong menuju arah Tanjung Irian," sebutnya