press enter to search

Sabtu, 15/12/2018 13:22 WIB

Berduka Karena Dikalahkan Iran di Goalball Asian Para Games, Hati Nita Disejukkan Suami

Redaksi | Rabu, 10/10/2018 23:05 WIB
Berduka Karena Dikalahkan Iran di Goalball Asian Para Games, Hati Nita Disejukkan Suami Atlet goalball Nita Sulastri dan suami, tak saling tahu muka masing-masing seperti apa, tapi sama-sama yakin berwajah mirip

JAKARTA (aksi.id) - Atlet putri Goalball Asian Para Games keluar dari arena pertandingan dengan wajah lesu lantaran dikalahkan tim kuat Iran, 0-10 pada laga terakhir di babak penyisihan goalball Asian Para Games, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (10/10).

Begitu pun wajah Nita Sulastri yang tak kalah kecewa. Tapi, wajah Nita sontak berubah cerah ketika mendengar sang suami menghampirinya sembari mengucapkan selamat.

"Selamat ya sayang, pertandingan sudah selesai. Saya bangga kamu sudah membela Indonesia meski belum bisa memberi hasil maksimal," kata Wahid Dudin Nurul Mukminin, suami Nita kepada sang istri meski keduanya belum saling berhadapan.

Beberapa volunteer dan media yang melihat keduanya lantas mendekatkan mereka, karena mereka tak saling melihat. Ketika didekatkan, Nita dan Wahid pun berpelukan erat. Media pun ramai meminta Wahid merangkul mesra Nita untuk diabadikan gambarnya.

Nita terus tersenyum di samping sang suami yang datang dari Bandung guna memberi suport sang istri di hari terakhir pertandingan babak penyisihan.

Menurut Nita, ia dan teman-teman sudah bermain dengan segenap kemampuan yang ada. Tapi, lawan mereka, tim Iran yang akhirnya lolos ke semifinal dan akan menghadapi China pada Kamis (11/10) memang sangat tangguh.

Meski begitu, Nita yang sudah 4 tahun menikah dengan Wahid dan dikaruniai seorang putri berusia 4 tahun, Linda Nurul Akifah mengaku sangat bangga bisa ikut membela tim Indonesia di ajang internasional Asian Para Games 2018 ini.

"Saya ini kan aslinya atlet atletik, lompat jauh di Bandung tapi juga dapat tambahan goalball. Maret lalu ditarik ikut pelatnas goalball di Solo. Saya senang sekali karena bisa membela nama Indonesia, meski harus berjauhan dari suami dan anak. Ini kebanggaan buat saya dan keluarga karena saya ini hanya atlet daerah," terang Nita, atlet goalball putri Indonesia yang mulai berpacaran dengan suaminya sejak masih di sekolah tingkatan SMP pada Sekolah Luar Biasa Wyata Guna di Bandung.

Sejak mulai berpacaran dengan sang suami, Nita mengaku langsung merasa Wahid akan menjadi jodohnya. Meski ia tak tahu bagaimana wajah sang suami, Nita yakin wajah keduanya mirip sehingga pasti berjodoh.

"Alhamdulilah dia suami yang baik. Lihat saja, rela jauh-jauh dari Bandung memberi dukungan pada saya, saya tahu, ia sudah memprediksi kami akan kalah melawan Jepang juga Iran dari banyak cerita orang dan perasaanya. Tapi, ia tak peduli dan tetap datang karena ingin membahagiakan saya. Ya, begitulah cinta," cerita Nita terkagum-kagum soal sang suami. (Della/Inon)