press enter to search

Sabtu, 15/12/2018 14:43 WIB

4 Kecamatan di Kabupaten Langkat Sumatera Utara Kebanjiran

| Kamis, 11/10/2018 10:02 WIB
4 Kecamatan di Kabupaten Langkat Sumatera Utara Kebanjiran Warga yang rumahnya terendam banjir tinggal sementara di tenda-tenda pengungsian menunggu banjir surut di Desa Karang Rejo, Kabupaten Langkat, Sumut. (Foto: iNews/Erwin Syah Putra Nasution)

LANGKAT (aksi.id) - Curah hujan yang tinggi setiap hari menyebabkan daerah terdampak banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), semakin meluas. Hingga Kamis (11/10/2018), banjir merendam empat kecamatan dan menimpa 1.453 kepala keluarga (KK).

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Irwan Sahri mengatakan, empat kecamatan yang terdampak banjir, yakni Kecamatan Stabat, Kecamatan Binjai, Kecamatan Secanggang, dan Kecamatan Tanjungpura.

“Hujan kini masih turun terus di beberapa kecamatan sehingga sungai tidak mampu lagi menampung air, dan meluap,” kata Irwan Sahri di Stabat.

Data sementara yang dihimpun petugas BPBD Langkat di lapangan, di Kecamatan Stabat, daerah yang terendam banjir di Desa Karang Rejo sebanyak empat dusun, yaitu Dusun Serba Guna, Dusun Mekar Sari, Dusun Serba Jadi, dan Dusun Mulia Bakti. Warga yang terdampak sebanyak 98 KK.

“Sementara di Desa Kwala Begumit, ada 352 KK yang terkena banjir yaitu di Dusun Suka Beno dan Dusun I Bengkel. Ketinggian air bervariasi antara 30-100 sentimeter (cm),” katanya.

Di Kecamatan Binjai, air masih juga merendam permukiman warga walaupun di beberapa tempat mulai surut. Hingga sekarang masih terdapat 315 KK yang rumahnya masih terendam banjir.

“Banjir yang merendam permukiman di Kecamatan Binjai ini berada di Desa Sidomulyo yaitu di Dusun I dan Dusun V,” ujarnya.

Sementara di Kecamatan Secanggang, terdapat 402 KK, yaitu Desa Kepala Sungai. Selain itu, ada gedung Sekolah Dasar (SD), masjid, dan persawahan seluas 105 hektare (ha) yang juga terendam banjir.

“Kecamatan Secanggang ini juga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Kapal Keruk di sana, termasuk Desa Karang Anyar, Desa Perkotaan dan Desa Karang Gading,” katanya.

Banjir juga meluas hingga Kecamatan Tanjungpura. Data BPBD, terdapat 250 KK yang rumahnya terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30-100 cm. Kawasan yang terendam banjir meliputi Desa Paya Perupuk di Dusun Anggrek, Dusun V Kenanga, dan Desa Pematang Serai.

Salah seorang korban banjir di Desa Karang Rejo, Silvi mengatakan, dia dan keluarganya saat ini memilih menginap di tenda pengungsian yang didirikan Pemkab Langkat karena rumahnya terendam banjir.

“Di rumah enggak bisa tidur lagi karena sudah direndam banjir. Kami menginap di pengungsian sekeluarga dengan tetangga-tetangga,” kata Silvi.

Kepala Lingkungan Desa Karang Rejo Azwar mengatakan, di lingkungannya terdapat seratusan warga yang terpaksa menginap di tenda pengungsian karena air masih menggenangi rumah mereka. 

(jasmine/sumber: inews.id).

Keyword Banjir Langkat