press enter to search

Senin, 15/10/2018 23:56 WIB

Ratusan Pedagang Tenda Jati Baru Tanah Abang Ikut Sosialisasi Pengundian Kios

Redaksi | Kamis, 11/10/2018 19:15 WIB
Ratusan Pedagang Tenda Jati Baru Tanah Abang Ikut Sosialisasi Pengundian Kios Ratusan pedagang bersiap pindah ke dalam pasar Tanahabang

JAKARTA (aksi.id) - Sekitar 372 Pedagang tenda Jati Baru Tanah Abang, Jakarta Pusat mengikuti sosialisasi dan pengundian ke Jembatan Penyeberangan Multifungsi (JPM) di halaman Kantor Kecamatan Tanah Abang, Kamis (11/10/2018) petang.

Sosialisasi tersebut dihadiri Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi, Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta, Adi Ariantara, Asisten Ekbang, Bakwan Ferizan Ginting, Kepala Sudin UKM Jakpus, Ricard Bangun, Kepala Ombudsman perwakilan DKI Jakarta, Teguh Nugroho serta unsur Sarana Jaya

"Alhamdulillah, pengundian pedagang tenda Jati Baru Tanah Abang ke jembatan penyeberangan multifungsi berjalan lancar dan kondusif. Saat ini pengundian pedagang tenda dilakukan terhadap 372 pedagang, besok dilanjutkan 165 pedagang," jelas Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi.

Dikatakannya, sosilasi dan pengundian sesuai dengan sistematis yang ada dan dari jauh-jauh sudah dipersiapkan.

Mengenai biaya yang dikenakan pada pedagang setiap bulannya ini bukan wewenang Pemda DKI tetapi Sarana Jaya, Tetapi setelah dijelaskan oleh pihak sarana jaya tidak ada kendala, semua pedagang setuju.

"Hanya Rp 500 ribu perbulan,” ungkapnya.

Irwandi mengharapkan, pedagang bisa ramai lagi karena kalau ini befungsi dengan baik, tidak ada pedagang dan tidak ada orang jalan dibawah maka di atas akan ramai.

Adi Ariantara menjelaskan, yang terpenting target utama para pedagang naik keatas yaitu ke jembatan penyeberangan multifungsi.

"Kenapa, karena di JPA harapan jadi tempat orang lewat, sehingga pendapatan mereka meningkat tapi yang paling penting Tanah Abang kembali menjadi lancar, dengan lancarnya lalulintas membawa dampak terhadap sekitar kawasan Tanah Abang, ini yang paling penting," ucapnya.

Pedagang Tenda Jati Baru Tanah Abang, Hendrik (Pedagang Gamis) merasa senang dan bersyukur dengan adanya penempatan pedagang di JPM.

"Alhamdulillah, Pemerintah masih memerhatikan pedagang kecil, jadi enggak ada rasa was-was diusir Kamtib," ujar Hendrik.

Ka.Sudin UMKM Jakpus, Ricard Bangun menambahkan, untuk tahap pertma pengundian dilakukan terhadap 372 pedagang besok dilanjutkan lagi terhadap 165 pedagang. Rencananya opening akan dilakukan pada 15 Oktober 2018 untuk sementara pedagang yang masuk di JPM yaitu 100 pedagang.

Sedangkan untuk peresmian akan dilakukan 30 Oktober 2018 dengan jumlah kapasitas JPM 446 pedagang. Sementara dari pendataan ombudsman, jumlah pedagang sebanyak 650 orang, maka sisanya nanti akan ditempatkan di Pasar Blok F Tanah Abang. (omy)

Keyword

Artikel Terkait :

-