press enter to search

Senin, 15/10/2018 23:44 WIB

Roket Pesawat Luar Angkasa Soyuz Rusak di Udara, 2 Astronot Selamatkan Diri Pakai Kapsul

| Kamis, 11/10/2018 19:46 WIB
Roket Pesawat Luar Angkasa Soyuz Rusak di Udara, 2  Astronot Selamatkan Diri Pakai Kapsul Nick Hague, astronot pemula dari NASA (atas) serta kosmonov Aleksey Ovchinin sebelum pesawat Soyuz MS-10 meluncur (Foto: AFP)

MOSKOW (aksi.id) - Dua kru pesawat luar angkasa Soyuz milik Rusia selamat setelah mendarat daruat, Kamis (11/10/2018).

Roket pendorong yang meluncurkan mereka menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengalami kerusakan.

Kru tersebut adalah Nick Hague yang merupakan astronot pemula dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) serta kosmonov Rusia, Aleksey Ovchinin.

"Sistem penyelamatan darurat bekerja, kapal berhasil mendarat di Kazhakstan, kru selamat," bunyi pernyataan badan antariksa Rusia, Roscosmos, dikutip dari AFP.

Kantor berita Interfax melaporkan, keduanya tidak mengalami luka.

Pemerintah Rusia menyatakan turut senang dengan kondisi dua kru yang selamat.

"Syukurlah, para kosmonov dalam kondisi hidup," kata juru bicara Kremlin, Smitry Peskov.

Sebelumnya NASA melaporkan, ada permasalahan dengan roket peluncur yang membawa mereka setelah pelepasan.

"Peluncuran mengalami masalah dengan booster beberapa detik setelah pemisahan tahap pertama," demikian keterangan suara NASA dari pusat kendali di Houston.

Dalam cuitannya, NASA menyatakan, "Tim SAR udara sudah menuju lokasi yang diduga sebagai tempat pendaratan pesawat Soyuz yang kembali ke Bumi membawa dua kru."

Menurut keterangan NASA, masalah ini terjadi ketika roket pendorong pada Soyuz mengalami kegagalan fungsi atau rusak mesin.

Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Bosirov mengatakan, permasalahan muncul pada proses pemisahan dari roket pendorong pertama dan kedua.

Berdasarkan gambar yang diterima dari Soyuz, dua kru terguncang hebat saat kerusakan mesin terjadi. Tangan dan kaki mereka bergerak tak terkendali.

Lokasi mereka mendarat dengan cepat terdeteksi, petugas SAR langsung dikirim untuk menyelamatkan Hague dan Ovchinin.

"Tim SAR selalu berkomunikasi dengan Nick Hague dan Alexei Ovchinin dan kami mendengar bahwa kondisi mereka baik," dilaporkan NASA TV, seperti diberitakan kembali Reuters.

Kepala Roscosmos Dmitry Rogozin memerintahkan komisi negara untuk menyelidiki insiden ini. Rusia juga menghentikan semua peluncuran pesawat luar angkasa sampai penyelidikan rampung.

Juru Bicara Istana Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pemerintah senang kedua kru selamat. Menurut dia, keselamatan merupakan hal terpenting.

"Syukurlah, para kosmonov dalam kondisi hidup," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Beberapa tahun terakhir AS bergantung pada Rusia untuk menerbangkan astronotnya ke ISS. Namun pada April tahun depan, NASA akan menerbangkan astronotnya melalui pesawat milik perusahaan Elon Musk, SpaceX.

Keyword Astronot Soyuz