press enter to search

Minggu, 16/12/2018 14:52 WIB

Angkasa Pura II Buka Peluang Kerja Sama Kembangkan Bandara Kualanamu Berinvestasi 500 Juta Dolar AS

| Jum'at, 12/10/2018 18:50 WIB
Angkasa Pura II Buka Peluang Kerja Sama Kembangkan Bandara Kualanamu Berinvestasi 500 Juta Dolar AS Presiden Direktur PT Danareksa Sekuritas Jenpino Ngabdi (kiri) dan Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

BADUNG (aksi.id) - Pihak PT Angkasa Pura II  membuka kesempatan bagi instansi-instansi yang berminat untuk bekerjasama dalam kemitraan strategis pengelolaan dan investasi bersama di Bandara Internasional Kualanamu.

Dalam konteks itu, Danareksa Sekuritas dipercaya sebagai mitra pendamping dalam proses penawaran kemitraan strategis tersebut. 

"Bandara Internasional Kualanamu merupakan bandara komersial terbesar keempat di Indonesia. Didukung potensi ekonomi yang menjanjikan serta posisi geografis yang strategis, Bandara Kualanamu punya potensi untuk menjadi hub internasional dan domestik kedua di Indonesia," ungkap Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Hal itu dikemukannya setelah bersama  Presiden Direktur PT Danareksa Sekuritas Jenpino Ngabdi di Nusa Dua, Bali,  menandatangani Memorandum of Understanding tentang Sinergi BUMN Dalam Rencana Kerjasama Pemilihan Mitra Strategis Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Awaluddin mengutarakan  Angkasa Pura II telah membentuk anak perusahaan dengan nama "Angkasa Pura Aviasi" untuk menjalankan Strategic Partnership bersama mitra bisnis yang baru untuk menjalankan kerjasama bisnis pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu.

Dia menjelaskan sisi layanan kebandarudaraan juga menjadi perhatian khusus bagi Angkasa Pura II. Baik layanan di sisi udara maupun di sisi darat selalu menjadi isu utama dalam menjaga tingkat kepuasan pelanggan.

Dengan nilai investasi indikatif senilai 500 juta dolar Amerika, Angkasa Pura II optimis dapat memperoleh mitra usaha yang kompeten. Terkait kompetensi calon mitra yang akan mengelola Bandara Internasional Kualanamu, Awaluddin memiliki kriteria dan persyaratan tersendiri.

"Tentu kami memiliki persyaratan utama kepada calon mitra yang akan mengembangkan Bandara Kualanamu. Yang jelas harus mampu dan berpengalaman mengelola bandara serta menaikkan traffic, memiliki pengetahuan sisi operasional dan bisnis bandara, dan memiliki kemampuan untuk memberikan pendanaan dalam jangka panjang", jelas Awaluddin.

Sedangkan Presiden Direktur Danareksa Sekuritas, Jenpino Ngabdi menyampaikan bahwa langkah awal yang positif ini akan menjadi stimulus bagi calon investor Bandara Internasional Kualanamu.

"Dengan kapasitas mencapai 9 juta penumpang per tahun, tentu hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Kualanamu. Di samping dukungan Pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur, potensi ekonomi yang dimiliki Sumatera Utara juga menjadi faktor penunjang yang dapat menarik minat investor," tuturnya.

Dia menyatakan optimistis bahwa pendanaan serta pengembangan Bandara Internasional Kualanamu akan berdampak positif bagi seluruh pihak yang ada di Kualanamu. (awe).