press enter to search

Selasa, 11/12/2018 17:51 WIB

SkyTrain di Bandara Soetta akan Dioperasikan Perusahaan Patungan Angkasa Pura II dan Len Industri

| Jum'at, 12/10/2018 20:03 WIB
SkyTrain di Bandara Soetta akan Dioperasikan Perusahaan Patungan Angkasa Pura II dan Len Industri Menteri Negara BUMN Rini Soemarno (kiri) didampingi Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo (kanan) menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) tentang Pengoperasian dan Pemeliharaan Automated People Mover System (APMS) yang dilakukan oleh Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin (kedua kanan) dengan Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin (kedua kiri)

BADUNG (aksi.id) - PT Angkasa Pura II dengan PT LEN Industri (Persero) menandatangani kerja sama dalam pengoperasian serta pemeliharaan Automated People Mover System (APMS) atau yang lebih dikenal dengan Skytrain.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) tentang Pengoperasian dan Pemeliharaan Automated People Mover System (APMS) yang dilakukan oleh Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin  dengan Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin, kemarin..

Menteri Negara BUMN Rini Soemarno  didampingi Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo  menyaksikan penandatanganan di Nusa Dua, Bali, itu.

Moda transportasi yang menghubungkan antar terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini ke depannya dikelola oleh anak perusahaan dari kedua belah pihak dengan melakukan kerjasama operasi (KSO) yakni PT Angkasa Pura Propertindo (APP) dan PT Len Railway Systems (LRS).

Disinggung soal sinergi Angkasa Pura II dengan LEN, Awaluddin menyampaikan bertujuan untuk menjaga efektifitas dan optimasi layanan skytrain serta memaksimalkan pengoperasian dan pemeliharaan moda transportasi di ekosistem Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Awaluddin mengatakan tujuan sinergi ini menjaga efektifitas dan ketepatan waktu dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa bandara. Oleh karena itu, pengoperasian dan pemeliharan perlu dijalankan oleh pihak yang memiliki pengalaman dan pemahaman yang lebih tajam. Untuk itu kita bersinergi dengan LEN.

Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Zakky Gamal Yasin menyambut antusias terkait kerjasama yang akan dijalankan.

"Moda transportasi berbasis kereta paling canggih di Indonesia terdapat di skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Setelah membangun fasilitas ini, yang paling penting adalah proses pemeliharan. Sehingga disepakatilah sinergi ini yang nantinya akan dijalankan oleh anak perusahaan kami. Harapannya perusahaan ini bisa menjadi pelopor pengembangan dan pemeliharaan moda transportasi yang lebih maju," tutur Zakky.

SkyRrain merupakan moda transportasi berbasis kereta tercanggih dengan dioperasikan secara otomatis. Secara keseluruhan dioperasikan melalui data digital serta diawasi melalui _operation control center_ yang nanti akan dioperasikan tanpa awak (driverless). (awe).