press enter to search

Kamis, 15/11/2018 01:18 WIB

Di Inggris Setiap Hari 9 Bayi Meninggal Saat Dilahirkan: Kisah Airmata 6 Ibunda

| Minggu, 21/10/2018 18:55 WIB
Di Inggris Setiap Hari 9 Bayi Meninggal Saat Dilahirkan: Kisah Airmata 6 Ibunda

LONDON (aksi.id) - Di Inggris, sembilan bayi dilahirkan dalam keadaan meninggal dunia setiap harinya.

Setahun lalu wartawan BBC, Fiona Crack hamil bayi perempuan yang ditunggu-tunggunya, tetapi air ketubannya pecah terlalu cepat dan anak perempuannya itu meninggal dunia.

Ini adalah cerita Fiona dan lima perempuan luar biasa yang mengalami nasib yang sama.

Fiona

Ketika saya berumur delapan tahun, sepupu saya memiliki bayi. Ibuku mengetahui bahwa saya mencintai bayi, karena itulah dia menaruh saya di rumahnya selama beberapa hari "untuk membantu".

Saya kemungkinan besar sangat berguna karena begitu sepupu lain melahirkan, saya dipanggil kembali. Saya membawa jalan-jalan bayi-bayi ini naik dan turun bangsal, tanpa mengacuhkan iri hati saudara-saudara mereka.

Saya membantu tetangga kami saat memandikan dan menidurkan bayi. Saya ingin secepat-cepatnya berumur 12 tahun agar dapat menjaga semua anak-anak di desa. Saya tidak sabar untuk segera menjadi seorang ibu.

Tetapi di usia 29 tahun, saya terkena kanker rahim. Operasi yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa akan membuat saya tidak dapat melahirkan. Tetapi saya menemukan operasi lain pada sebuah makalah kedokteran yang tetap dapat memberikan kesempatan menjadi hamil. Saya juga menemukan seorang dokter spesialis yang dapat melakukannya. Ketika ternyata saya kemungkinan besar tidak akan mendapatkan kesempatan ini, saya memohon dengan sangat.

Beberapa tahun selanjutnya saya menjalani proses bayi tabung dan mengalami sejumlah keguguran. Dan akhirnya, pada suatu Kamis pagi, bayi yang saya idamkan menggeliat saat dilakukan pemindaian ultrasound terbaru. Para bidan mengharapkan yang terbaik bagi kelahirannya.

Sore itu saya sedang memakan kue jeruk pada pesta perpisahan rekan kerja ketika saya merasakan cairan hangat menembus celana. Air ketuban saya pecah dua bulan lebih cepat.

Saya ke rumah sakit dan mereka mengatakan saya harus menahan proses kelahiran selama mungkin, agar bayi lebih kuat. Sepuluh hari kemudian mereka mengatakan keadaan saya baik dan dapat pulang esok harinya. Tetapi tidak lama setelah tengah malam, tali pusar keluar, menghambat pasokan oksigen dan makanan bayi. Dalam enam menit, waktu yang diperlukan untuk mencapai meja operasi, perawat berlarian dan berteriak, mendorong tempat tidur melewati lorong. Bayi kami meninggal dunia.

bayi, inggris, meninggal

 

Saya tidak bisa tidur selama 48 jam. Saya berjalan bolak-balik. Saya menolak makan obat. Bayi yang saya tunggu-tunggu tidak bergerak di dalam rahim - tali pusar yang menghubungkan kami, tergantung. Ketika kaki saya sudah lelah, saya berbaring menoleh ke Tim, pasangan saya.

Saya mengingat sebuah cerita tentang seorang ibu yang diberitahu bayinya meninggal, tetapi ternyata dapat lahir dengan sehat. Saya memencet bel, memanggil perawat. Saya bertanya apakah ada kemungkinan mereka salah. Dua puluh menit kemudian, pasangan saya memencet bel, menanyakan hal yang sama.

Besok paginya, mereka melakukan operasi caesar. Saya bernafas lewat masker dan merasakan obat bius memasuki pembuluh darah. Saya berpikir: "Saya bermimpi melihat wajah anak saya selama 30 tahun dan ketika saya bangun, saya memang akan menatapnya."

Ketika dia - seorang bayi perempuan - diberikan, hati saya dipenuhi cinta. Dia cantik - panjangnya 30 cm dari kepala sampai jari kaki. Dia mengenakan baju putih kecil, topi dan dibalut selimut putih rajutan tangan. Jari tangan dan kakinya sempurna. Kakinya langsing seperti kami berdua. Kami menamakannya Willow.

bayi, inggris, meninggal

 

Saya membayangkan kehancuran hati Tim ketika dia menyebutkan namanya. Saya menatapnya dengan takjub. Saya tidak bisa memahami alasan mengapa dia harus meninggal dunia.

Para bidan dan dokter datang. Tidak ada jawaban yang diberikan terhadap berbagai pertanyaan kami. Kemungkinan kami memang tidak melontarkan pertanyaan yang tepat. Kami berada di ujung bagian kelahiran dan saya mendengar perempuan yang sedang melahirkan, serta tangisan bayi yang baru dilahirkan.

Lengan saya terasa sakit. Saya berpikir mungkin terjadi penyumbatan darah, tetapi para dokter mengatakan ini normal - sebagai sebuah reaksi biologis terhadap kejutan bahwa tidak ada lagi mahluk hidup bagi saya untuk dipeluk. Saya menangis. Air susu keluar, membercaki kaos dan saya sudah terlalu letih untuk merasa perasaan malu.

Melahirkan bayi yang telah meninggal dunia adalah suatu hal yang lebih umum dari pada perkiraan orang, tetapi kejadian ini jarang dibicarakan karena kehamilan dipandang sebagai suatu kegembiraan dan harapan.

Kami tinggal di rumah sakit selama empat malam lagi. Anak perempuan kami ditempatkan di tempat tidur berpendingin. Tidak seorangpun mengisyaratkan bahwa kami harus keluar, tetapi saya mengetahui ini sudah saatnya. Saya tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada para bidan yang bersama kami sepanjang malam, yang mengenakan gaun pada anak perempuan kami. Terima kasih saja tidaklah cukup, sehingga mereka hanyalah menangis, dan kamipun menangis. Kami menganggukkan kepala dan pulang.

bayi, inggris, meninggal

 

Kesedihan berangsur hilang dan waktu terus berjalan dengan lambat. Para bidan mengingatkan bahwa menurut hukum kami harus mendaftarkan kelahiran Willow. Pada suatu hari akhirnya kami mengunjungi kantor tersebut. Kami meninggalkan tempat itu, membawa dokumen yang menyatakan dia ada, dia benar-benar ada. Kelahiran dan kematian berbagi dokumen yang sama. Ini adalah satu-satunya dokumen yang dia miliki.

Surat-surat menumpuk dan saya tidak mengacuhkannya. Saya tidak memperhatikan kebaikan dan ketidaknyamanan orang lain. Beberapa teman datang menengok. Sejumlah anggota keluarga. Saya kembali mengenakan celana hamil dan berbasa-basi, tetapi sebenarnya tidak seorangpun dapat mengatakan apapun, sehingga saya kembali ke tempat tidur. Kami merencanakan pemakaman, bukannya pembaptisan.

Dengan mata yang sudah kehabisan air mata, saya menyampaikan kata-kata perpisahan di ruang jenazah yang penuh dengan anggota keluarga yang menangis. Karangan bunganya terlalu besar untuk peti jenazah Willow.

Dua minggu kemudian Tim kembali bekerja dan saya ditinggal sendirian di rumah. Kami bersedih dengan cara yang berbeda. Kesepian dan keterasingan semakin menghimpit. Saya membuat diri saya sendiri ketakutan karena membaca tentang tingkat perpisahan setelah meninggalnya anak. Saya kemudian memutuskan bertemu seorang konselor kematian. Saya menemukan banyaknya pertolongan untuk para ibu, tetapi tidak banyak tersedia untuk para bapak. Akhirnya saya menemukan seseorang yang dapat membantu kami bersama-sama. Sampai sekarang kami masih mengunjunginya.

bayi, inggris, meninggal

 

Saya mengalami menstruasi dan saya marah terhadap tubuh saya sendiri. Saya menghapus teman-teman di Facebook yang memiliki bayi sehat seumur Willow, atau teman-teman yang hamil anak kedua atau ketiganya. Algoritma media sosial adalah tempat yang suram bagi saya karena adanya banjir iklan makanan, kereta dan baju bayi. Saya menjadi pemarah, getir dan menarik diri.

Suatu hari saya mengendarai kereta ke sudut timur laut Inggris untuk mengunjungi nenek saya, Nancy yang berumur 103 tahun. Saya masuk dan duduk di kakinya. Saya meletakkan kepala di pangkuannya. Dia juga melahirkan bayi yang dilahirkan dalam keadaan meninggal lebih 60 tahun lalu. Dia mengelus rambut saya dan mengatakan dirinya "berduka karena bayi itu" - bayi yang pada mulanya sempat ingin kami namakan sama dengannya. Ini adalah perjalanan yang terberat yang pernah saya lakukan, tetapi ternyata menjadi sebuah permulaan dari proses penyembuhan.

Saya melakukan penelitian. Saya meminta keterangan dari semua rumah sakit tempat saya dirawat dalam sepuluh tahun terakhir dan meneliti setiap tahapan perawatan kesehatan saya, kehamilan, memeriksa silang dan membaca tulisan cakar ayam para dokter. Inti dari obsesi saya adalah rasa salah, ketakutan bahwa bayi saya dilahirkan meninggal dunia karena kesalahan saya. Ketakutan yang merupakan suatu kesalahan, tetapi orang tua lain yang melahirkan bayi meninggal juga mengalaminya.

Saya menemukan anak anjing berumur sembilan minggu dan membawanya pulang. Beratnya 2 kg, sama dengan bayi yang baru dilahirkan. Dia membuat saya merasa dibutuhkan. Saat ke belakang pada malam hari, dia meloncat sama seperti seorang anak yang ingin digendong. Ketika saya memanggilnya di taman, kadang-kadang saya menyebut nama Willow.

bayi, inggris, meninggal

 

Natal sudah dekat tetapi saya berusaha tidak terlalu memperhatikannya. Kami melarikan diri dari mimpi Natal keluarga pertama dengan menyewa sebuah pondok di Suffolk. Kami jalan berkilometer setiap hari, bergiliran menggendong anak anjing kami. Pada malam Natal kami mendatangi misa tengah malam di sebuah gereja kecil. Saya terisak sepanjang misa. Seorang perempuan tua yang duduk di sebelah, yang tidak saya kenal, menggenggam tangan saya.

Bayi yang dilahirkan meninggal memberikan ibunya hak dan perlindungan yang sama dengan bayi yang dilahirkan sehat. Saya mengambil cuti melahirkan dan kembali bekerja empat bulan kemudian. Kerja adalah tempat yang lebih mudah dari pada rumah. Saya bisa menyembunyikan kehilangan. Saya menjadi pintar mengkotak-kotakkan berbagai hal, sampai-sampai kadang saya terkejut ketika rekan kerja menanyakan apakah anak saya laki atau perempuan. Saya menjadi terbiasa menjawab "anak perempuan saya dilahirkan meninggal dunia", dan mereka kemudian menepuk lengan saya dan mengatakan "Tidak apa-apa, jangan khawatir".

Pada malam-malam panjang di rumah, saya menjadi terbiasa minum terlalu banyak anggur merah. Saya terus-menerus menonton film seri TV, Modern Family. Saat musim dingin, muncul sejumlah harapan saat salju turun. Kadang-kadang saya merasa positif lagi, saya dapat bertemu teman dan kembali tertawa. Kadang-kadang saya siap tersenyum saat Tim membuka pintu depan. Sering kali kami berdua berusaha berinteraksi untuk yang lainnya, bukan untuk diri sendiri.

bayi, inggris, meninggal

 

Mekanisme pertahanan diri saya adalah terkait dengan melakukan berbagai hal. Saya merencanakan sebagian dari taman untuk mengenang Willow, membeli kertas gambar dan menatapi buku rancangan taman. Kami mulai membuat taman di minggu paling dingin dan basah bulan Februari. Teman dan keluarga membantu kami di tengah salju, mengemudikan kendaraan di bawah hujan, menggali tanah yang basah dan mencabut rumput liar.

Anak anjing kami, Pina, dengan gembira bermain di lumpur di kaki kami, kemudian meninggalkan jejaknya di lantai dapur. Saya menemukan seorang seniman yang membuat patung ranting willow. Kami mengunjungi pantai favorit untuk mengumpulkan batu guna membentuk jalan setapak kecil. Kami membuat diri kami lelah.

Seminggu menjelang Mother`s Day, saya berdiri melihat anak-anak meninggalkan sekolah desa. Di Hari Ibu, untuk pertama kalinya saya membuka pintu kamar anak. Saya membuka lipatan dan melipat kembali pakaian bayi, dan kemudian berbaring di lantai, menaruh pakaian tersebut di tulang selangkangan dan pusar saya. Debu berterbangan di bawah sinar matahari sore. Saya memikirkan email yang memberitahukan bahwa tirai untuk kamar anak telah siap. Ketika saya membalas dan mengatakan saya sudah tidak memerlukannya lagi, mereka membalas: "Kami akan mengirimkannya saat Anda sudah siap."

Saya terus menangis sampai akhirnya tertidur. Ketika terbangun dalam kegelapan, saya menemukan dua kartu Mother`s Day. Dari ibu saya dan Tim yang mengatakan saya akan selalu menjadi ibu terbaik bagi Willow. Sejak hari itu saya membiarkan pintu kamar anak terbuka dan sekarang sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Kami mempersiapkan ulang tahun pertama Willow dengan merencanakan pesta di tamannya untuk meghimpun dana bagi organisasi kemanusiaan bayi yang dilahirkan meninggal dunia. Salah satu badan yang kami ingin bantu memberikan kotak memori bagi rumah sakit untuk para orang tua yang berduka. Kami diberikan satu kotak untuk Willow dan saya telah menemukan keberanian untuk melihatnya lagi.

Inilah isinya:

  • Sebuah selimut rajutan putih
  • Gelang rumah sakit Willow
  • Foto-foto Willow saat dilahirkan
  • Jejak kaki Willow
  • Baju Willow

Sebagian dari barang-barang ini sudah ada di dalam kotak saat saya menerimanya, sementara yang lainnya saya tambahkan sendiri. Saya ingin bertemu perempuan lain yang dapat memahami kekuatan kotak ini. Beberapa minggu sebelum ulang tahun Willow, saya memulai perjalanan mengelilingi Inggris untuk menemui para perempuan yang dapat memahami kelima barang ini.

bayi, inggris, meninggal, val
Val

Val Isherwood menjalankan Tigerlily Trust yang memberikan barang-barang seperti selimut, selendang dan pakaian untuk bayi yang dilahirkan dalam keadaan meninggal dunia ke berbagai rumah sakit.

Semua hal berjalan dengan baik sampai kehamilannya kemungkinan berumur 16 atau 17 minggu. Kami menerima telepon yang dimulai dengan kata-kata: "Apakah Anda sendirian?" Rumah sakit mengatakan kepada saya bahwa bayi saya menderita sesuatu yang dinamakan sindroma Edwrads dan usia bayi saya diperkirakan tidak akan lebih dari 28 minggu.

Dia dapat hidup sampai 32 minggu di dalam rahim saya. Saya merasakan rasa sakit saat berusaha menemukan sesuatu dari salah satu laci lemari. Kami mendatangi rumah sakit dan detak jantungnya telah berhenti.

Meskipun kami sudah berusaha mempersiapkan saat itu, saya tidak bisa mengingat dengan baik berbagai hal terkait hari itu. Saya ingat mereka mengatakan akan memberikan sebuah tablet. Saya pulang dan kembali besok paginya.

bayi, inggris, meninggal, val

 

Saya tiba-tiba merasa ketakutan karena ada jenazah di dalam tubuh saya dan betapa kejamnya mereka menyuruh saya pulang. Tetapi saat itu saya juga sangat gembira, karena mereka membiarkan kami menghabiskan malam terakhir bersama-sama. Pada hari Selasa pagi saya tidak ingin kembali ke rumah sakit. Saya hanya ingin menyimpannya di dalam saya selamanya. Tidak seorangpun berhak mengambilnya.

Saat-saat di rumah sakit sangatlah indah. Para teman berdatangan dan bertemu Lily adalah hal yang terpenting. Karena saya dapat melewati tahapan ini, saya kemudian berpikir: "Apakah saya pernah hamil?"

Saya telah membeli sejumlah pakaian untuknya saat hamil muda tetapi pakaian ini terlalu besar. Kami tidak memiliki apapun untuknya, sementara rumah sakit tidak menawarkan apapun. Jadi saat saya mengalami persalinan dini, kami ke pusat kota dan satu-satunya yang dapat kami temukan adalah kaos kecil. Ibu saya menjahitnya di rumah sakit, membuatnya menjadi sebuah gaun kecil.

Salah satu kekecewaan saya adalah saat pakaian tersebut dibakar bersamanya - saya sangat berharap saya masih memiliki apa yang dikenakannya. Karena itulah sekarang kami memberikan pakaian yang serupa agar para orang tua dapat menyimpan yang dikenakan bayinya.

bayi, inggris, meninggal, val

 

Kami berusaha memiliki bayi kembali secepatnya setelah Lily. Kami memikirkan bayi tabung, tetapi umur saya tidak menunjang. Saat itu saya sudah berumur 46 tahun dan berpikir keras untuk mengatasi hal ini. Tetapi tetap mengalami kegagalan. Sehingga saya banyak berpikir untuk menerima kenyataan - pesan saya kepada diri sendiri adalah jika ini memang sudah nasib saya, maka saya akan menerimanya. Saya mengetahui diri saya perlu menemukan cara positif untuk menyalurkan semua perasaan cinta dan energi yang seharusnya diberikan untuk membesarkan Lily.

Apapun yang terkait dengan Tigerlily Trust diinspirasikan dari apa yang saya harapkan akan terjadi.

Saya mulai meminta para perajut untuk membuat pakaian yang saya harap diriku berikan. Orang bertanya apakah mereka dapat menyumbangkan gaun pernikahannya untuk dijadikan gaun kecil. Kami kemudian mempunyai penjahit dari Isle of Man untuk membuatnya.

bayi, inggris, meninggal, val

 

Sebagian dari perempuan yang melahirkan bayi meninggal sebelum Tigerlily Trust ada, hanya diminta untuk pulang atau membeli pakaian boneka. Mereka merasa sangat tersinggung. Sekarang banyak orang tua yang menghubungi dan tidak percaya ada orang yang berusaha begitu keras untuk merajut sesuatu untuk dikenakan bayi mereka.

Terdapat sekitar 380 nama di daftar orang-orang yang turut menyumbang. Sebagian dari mereka adalah nenek dari anak perempuan yang kehilangan bayinya.

Nasehat saya kepada orang yang mengalami hal ini adalah biarkan diri Anda berkabung. Jangan takut akan kesedihan Anda - ceritakan kepada orang lain. Itu bisa dipandang sebagai waktu berharga sebelum dunia sepertinya mengharapkan Anda telah membaik. Berikan waktu untuk diri Anda.

bayi, inggris, meninggal, rachel
Rachel

Rachel Hayden menjalankan Gifts of Remembrance yang melatih bidan untuk mengambil foto bayi yang dilahirkan meninggal dunia. Bagian ini berisi foto anak laki-lakinya, Rowan, yang dilahirkan meninggal.

Rowan adalah satu dari bayi kembar tiga, yang cukup mengejutkan saya yang berumur 40 tahun dan sudah mempunyai dua anak. Tetapi bagian yang menarik adalah saat saya mengetahui diri saya hamil, saya telah merasakannya, saya seperti sudah mengenalnya.

Saya menjalani pemindaian pada minggu ke 31 dan menemukan bahwa detak jantungnya tidak terdengar. Ini adalah saat dimana semua ibu yang senasib dapat memahaminya. Tidak ada yang terlihat di layar pemindaian.

Saya ingat cara perawat berbicara kepadanya, menanganinya dan ini membuat saya ingin melakukan hal yang sama. "Halo dan siapa nama kamu?" dan "Saya ingin ibumu ingin memeluk kami". Ini semua saya terima saja karena saya memang tidak mengetahui apa yang harus dilakukan.

Saya bahkan tidak berpikir untuk dilibatkan.

Dia mengambilnya dari saya, membuat jejak kaki, memakaikan pakaian dan menaruhnya di kotak. Kemudin mengambil dua foto Rowan sedang berbaring.

bayi, inggris, meninggal, rachel

 

Saya tidak mengetahui bentuknya saat telanjang atau apa yang dipakainya di balik gaun rajutan kecilnya. Dia tidak mengambil foto Rowan saat digendong. Dia kelihatan sangat kesepian.

Meskipun sangat berterimakasih atas apa yang didapat, saya kemudian menemukan hasil karya fotografer Amerika, Todd Hochberg yang menakjubkan. Saya kemudian menyadari, saya dapat memiliki lebih banyak hal. Saya bukan hanya sangat terkesan dengan foto-fotonya dan betapa emosionalnya, karya Todd juga bercerita - dan saya kemudian membandingkannya.

Saya mengatakan kepada para perawat dalam pelatihan, bahwa mereka harus memikir masa depan dan membimbing para orang trua melewati proses pengumpulan detil dan cerita, serta mengatakan: "Ini mungkin terasa berlebihan sekarang, tetapi di masa depan ini akan menjadi penting."

Hanya sedikit dari pelatihan saya melibatkan pengambilan foto - sebagian besar adalah tentang bagaimana memperkuat para orang tua, menyebutkan kata-kata yang tepat dan memberikan mereka waktu.

bayi, inggris, meninggal, rachel

 

Saya akan membicarakan cara mengambil foto yang dapat Anda bagi dengan orang lain, tetapi ada foto yang hanya membantu Anda untuk mengingat - padahal setiap foto akan menjadi penting bagi semua anggota keluarga.

Ini sebenarnya adalah campur tangan penyembuhan yang Anda lakukan untuk membantu keluarga memahami apa yang terjadi. Anda mengatakan: "Ini yang terjadi pada Anda saat peristiwa ini terjadi." Bidan dan perawat setiap waktu membersihkan berbagai hal, tetapi saya mengatakan serahkan semuanya. Hal yang paling penting bagi saya adalah topinya karena baunya mirip dirinya. Karena itulah kami mempertanyakan pendekatan itu.

bayi, inggris, meninggal, rachel

 

Jika Anda berusaha melindungi maka kami dapat menjadi berduka bukan hanya karena bayi meninggal, tetapi bersedih karena kenyataannya kami tidak akan pernah melihatnya. Cerita yang paling menyentuh adalah saat seorang ibu mengatakan dia tidak pernah melihat bokong bayi perempuannya - dia mengatakan semua anaknya yang lain memiliki tanda lahir di bagian belakang dan tidak pernah tahu apakah dia juga memilikinya.

Ketika kita melihat ke belakang, terdapat saat-saat dimana kita akan melihatnya sebagai saat bahagia karena Anda mengatakan halo kepada bayi Anda, disamping selamat tinggal.

bayi, inggris, meninggal, ruth
Ruth

Ruth Rodgers sebelumnya bekerja di bidang keuangan tetapi dia terinspirasi menjadi bidan setelah anak perempuannya, Scarlett, dilahirkan meninggal dunia. Dia baru saja memulai penugasan pertamanya setelah dianggap lulus pada musim panas ini.

Scarlett dilahirkan pada bulan November 2011 ketika saya hamil di minggu ke 31. Saya menyadari dia tidak terlalu banyak bergerak, tetapi saya tidak terlalu mengkhawatirkannya. Saya tetap bekerja satu hari penuh sebelum pergi ke rumah sakit. Dan mereka langsung mengatakan detak jantung tidak ditemukan.

Saya mendapatkan bidan kedukaan yang menakjubkan, Jane, yang berbicara lewat telepon. Selama dua hari sebelum persalinan dia mengatakan kepada saya untuk tidak mengkhawatirkan hal-hal seperti pemakaman, tetapi pikirkan saja tentang bagaimana saya akan menghabiskan waktu bersama anak perempuan saya. Dia membantu saya untuk memusatkan perhatian kepada hal-hal yang paling penting pada saat yang tepat.

Saya juga mempunyai bidan bangsal persalinan yang cemerlang. Hal-hal yang Anda khawatirkan kadang memang menggelikan. Saya berpikir jenazahnya dalam keadaan kaku. Saya mencemaskan reaksi saya sendiri.

Dan dia mengatakan: "Dia akan kelihatan seperti seorang bayi. Dia akan kelihatan agak lebih kecil, kulitnya kemungkinan tipis dan kemungkinan matanya tertutup. Tetapi selain itu semua, dia akan kelihatan seperti bayi Anda." Hanya itulah yang saya ingin dengar agar dapat terus bertahan.

Tentu saja ada saat-saat yang sangat menyedihkan, tetapi saya juga mengingat hal yang aneh seperti menonton acara TV, Strictly Come Dancing dan the X Factor, serta makan lasagne di satu tangan dan memegang masker gas dan udara di tangan lainnya!

Dia dilahirkan sebelum jam enam pagi dan saya adalah menakjubkan bahwa dia masih terasa hangat. Saya perlu mengingat hal itu karena dia akan begitu lagi selamanya.

Saya hamil kembali tujuh minggu kemudian, dan keguguran keguguran kembali, seperti sebelumnya. Saat itulah saya menjadi sangat ingin mengetahui berbagai hal terkait dengan bayi, tentang bagaimana embriologi berfungsi. Saya membaca buku teks, makalah penelitian, mengirim email ke sejumlah profesor terkait dengan keguguran yang berulang. Begitulah cara saya menghadapi kehidupan.

bayi, inggris, meninggal, ruth

 

Saya keguguran dua kali lagi setelahnya dan sepanjang masa itu Jane selalu hadir. Kami mengembangkan hubungan yang benar-benar khusus. Saya perkirakan itulah saatnya saya berpikir untuk mendapatkan pelatihan kebidanan - guna menciptakan hubungan yang saling menunjang antara seorang perempuan dan bidannya.

Saya cukup beruntung tetap mempunyai dua anak laki-laki yang ganteng, seorang sebelum saya memulai pelatihan dan yang kedua di tengah-tengah usaha mendapatkan gelar. Kehamilan pertama sangat mencemaskan, tetapi saya dirawat dengan sangat baik oleh Jane, dokter spesialis dan bidan setempat. Semuanya mengetahui riwayat dan memahami perasaan saya. Saya tidak akan mampu menjalaninya tanpa mereka, tanpa menderita masalah kejiwaan yang berarti.

Pada tahun ketiga pelatihan, saya bekerja di bangsal dan ada seorang perempuan yang masuk. Dia berpikir dirinya akan melahirkan, tetapi kemudian mengetahui bayinya sudah meninggal dunia. Sangatlah memuaskan merawat perempuan itu, bayinya, membantu dalam segala hal.

Saya pikir, membicarakan pengalaman Anda ke orang lain, jarang dianggap sebagai suatu kepatutan. Jika seorang perempuan secara khusus bertanya apakah saya pernah melahirkan bayi yang meninggal dunia, maka saya akan memberitahu. Tetapi saya tidak akan secara sukarela melakukannya karena sayalah yang menjadi dibicarakan bukannya mereka.

Tetapi saya tetap mengusulkan berbagai hal yang saya pikir berguna atau saya tahu orang-orang lain anggap efektif. Saya bertemu banyak orang dalam beberapa tahun terakhir lewat kelompok online yang menangani kedukaan dan proses yang sangat berbeda-beda terkait dengan mempunyai bayi setelah keguguran. Cara Anda mengatasi melahirkan bayi yang meninggal dunia memang berlainan di masing-masing orang.

Tersedia begitu banyak bantuan, tetapi terdapat juga sejumlah hal buruk yang terjadi berulang kali yang sebenarnya dapat dengah mudah diperbaiki. Contoh yang paling umum adalah tidak membaca catatan ibu sebelum memenuhi sebuah janji atau tidak menyebut nama bayi yang meninggal.

Penelitian secara jelas menyebutkan kedukaan tidak selalu berhubungan dengan kehamilan - ada kaitannya tetapi hal itu lebih berhubungan dengan "penugasan perseorangan". Jika Anda menugaskan seseorang kepada bayi di dalam Anda, maka Anda menciptakan hubungan dengan orang itu. Ini berarti Anda lebih merasakan kedukaan saat dia tidak ada.

aliyah, bayi, meninggal
Aliyah

Aliyah, seorang lulusan sekolah penerbitan, membuat cetakan dinding berdasarkan pesanan per orang lewat toko online-nya. Toko ini membantu orang tua merayakan nama dan hari kelahiran bayi, serta membuat buku memori khusus. Dia dijadwalkan akan melahirkan bayi lagi pada akhir bulan Oktober.

Salah satu yang terberat adalah karena kami telah membeli semua hal untuk Aamiya - kami telah menyediakan banyak pakaian, menyiapkan tempat tidurnya di kamar, semuanya telah dicuci dan siap untuknya, kata Aliyah.

Saya merasakan pembengkakan tetapi mereka mengatakan kepada saya ini hanyalah pembengkakan kehamilan normal. Karena saya tidak mengalami gejala lain, saya berpikir tidak seorangpun perlu terlalu khawatir. Kemudian suatu pagi saya terbangun dan tidak merasakan apapun. Saya berpikir saya harus memeriksakan diri. Itulah saatnya mereka mengatakan dia telah meninggal dunia dan saya menemukan diri saya menderita pre-eclampsia.

Mereka mengatakan tekanan darah saya sangat tinggi dan banyak terdapat protein di air seni saya. Mereka segera membawa saya ke kamar kelahiran.

bayi, inggris, meninggal

 

Saya kemungkinan besar tertidur karena begitu terbangun dia sudah dimandikan dan mengenakan pakaian. Dia ada di sebelah saya di tempat tidur berpendingin. Dan itulah satu hal yang saya sesalkan - jelas saya tidak bisa mengontrol diri agar tetap sadar, tetapi saya kehilangan karena tidak sempat memasang pakaian padanya - hal-hal kecil yang Anda selalu bayangkan akan Anda lakukan ke bayi Anda.

Muncul saat-saat tidak menyenangkan dimana orang tidak mengetahui apa yang harus dikatakan atau dilakukan, tetapi teman-teman saya tidak mempermasalahkannya karena mereka sangat mengenal saya, dan mereka berusaha menjenguk, membawa bunga dan coklat. Memang menyenangkan saat mengetahui orang memperhatikan, meskipun saya tidak ingin berbicara atau melakukan apapun.

Saya selalu kreatif dan saya pertama kali memulainya lewat buku memori untuk Aamiya. Kemudian saya menemukan kelompok yang juga kehilangan bayi mereka di Instagram.

Saya berhubungan dengan para ibu dari berbagai tempat - dari Amerika, Kanada - hanya untuk berbagi hal-hal yang saya lakukan setiap hari. Kemudian banyak orang mulai bertanya apakah saya bisa melakukan sesuatu untuk bayi mereka juga.

bayi, inggris, meninggal

 

Tidak beberapa lama setelah Aamiya dilahirkan, saya sangat berkeinginan agar semua hal di rumah mewakilinya - bagi semua orang untuk mengingat bahwa dia ada disini. Dan saya berpikir ini adalah cara untuk mengatasi kedukaan - membuat sesuatu agar saya dapat `menaruhnya` di rumah.

Anda dapat menghabiskan waktu berjam-jam merancang berbagai hal dan ini membuat Anda tidak memikirkan hal yang tidak-tidak.

Ada saat-saat dimana saya berpikir, adalah tidak sehat untuk hanya memikirkan saat ini, sehingga saya mengesampingkan buku memori untuk sementara waktu dan lebih memusatkan diri untuk kembali bekerja dan lebih sering bertemu para teman. Tetapi terdapat juga saat dimana saya kembali ke buku itu.

Saya memang menjadi lebih mencemaskan kehamilan setelah melewati batas waktu 30 minggu.

Pada permulaan kehamilan, saat saya merasa bahagia dan bersyukur dapat hamil kembali, memang terdapat perasaan bersalah karena Anda tidak mau bayi malaikat Anda berpikir dirinya telah dilupakan, karena itu tidak akan pernah terjadi - pasangan saya dan saya sendiri memikirkan Aamiya setiap hari.

Dengan berjalannya waktu perasaan bersalah tersebut menjadi berkurang - saya sangat percaya bahwa bayi ini dikirimkan Aamiya. Ini adalah kehamilan yang baik. Kadang-kadang kecemasan memang menguasai diri, tetapi saya berusaha tetap positif. Kami akan memastikan bayi ini tumbuh dan mengetahui semua hal tentang kakak perempuannya, Aamiya.

bayi, inggris, meninggal, megan
Megan

Megan Evans memulai vlog tentang melahirkan bayi yang telah meninggal dunia hanya beberapa minggu setelah berpulangnya anak laki-lakinya, Milo. Cerita ini menyertakan foto-foto Milo.

Sebelum Milo, saya berpikir diri saya tidak keibuan - saya memiliki dua kakak laki-laki yang menakut-nakutiku tentang kehamilan dan betapa menyakitkannya persalinan, sehingga saya selalu mengatakan tidak akan pernah memiliki anak.

Ketika tes kehamilan positif, saya berpikir seharusnya saya tidak memiliki anak.

Karena saya masih muda dan ketakutan, saya langsung ke YouTube dan mengetik "19 dan hamil", tetapi tidak banyak tersedia disana. Terdapat beberapa video tetapi dibuat oleh anak 19 tahun yang memiliki uang. Saya perlu melihat seseorang yang biasa saja, dari kelas pekerja. Jadi besoknya saya mengatakan kepada Ibu bahwa saya akan me-vlogging pengalaman saya.

Begitu saya memulai pembuatan video, saya berhubungan dengan perempuan yang mengatakan mereka merasakan hal yang sama - bagaimana mereka tidak memiliki tempat tinggal sendiri, demikian juga dengan keadaan keuangan yang tidak stabil. Jadi vlog saya dimulai dari titik itu dan sangat menikmati berhubungan dengan orang-orang yang mengatakan "saya juga". Ini membuat saya nyaman dengan keadaan saya.

Dengan berjalannya waktu maka semua hal menjadi lebih lancar.

Menggelikan sebenarnya bagaimana insting keibuan tiba-tiba muncul dan Anda tidak bisa membayangkan yang sebaliknya.

Suatu hari saya menyadari bahwa Milo tidak bergerak sepanjang hari dan lebih baik untuk memeriksakannya guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Bidan segera melakukan pemindaian dan dia tidak menemukan detak jantung. Ahili sonografi masuk, demikian juga bidan, perawat, dokter dan spesialis. Jadi sekelompok orang berdiri di kaki tempat tidur. Saat itulah saya menyadari memang ada sesuatu yang tidak beres.

Saya sepertinya dijebloskan ke sebuah dunia yang saya sama sekali tidak ketahui.

Besoknya, seharian saya bertemu keluarga dan mengetahui nenek saya melahirkan seorang anak laki-laki yang meninggal beberapa hari setelah dilahirkan. Saya bertanya bagaimana dia mengatasinya dan dia menjawab: "Memfoto sebanyak mungkin dan menikmati semaksimal mungkin waktu dengannya."

bayi, inggris, meninggal, megan

 

Ketika saya di rumah sakit untuk diinduksi, saya sangat takut terkait dengan akan seperti apa bentuk fisik Milo. Sehingga saya bertanya ke Ibu saya untuk melihatnya lebih dulu. Katanya "Ya Tuhan, dia benar-benar sempurna" dan kemudian memperlihatkannya kepadaku. Saat itulah saya menyadari inilah bayi yang saya bawa selama delapan bulan. Kematian tidak mengubah apapun - inilah untuk pertama kalinya saya bertemu dengan anak laki-lakiku.

Tetapi ini juga membuat saya hancur. Saya memegang semua hal yang saya tungu-tunggu, tetapi saya mengetahui bahwa saya harus menyerahkan kembali bayi saya. Masa depan saya sirna di depan mata.

Saya mengatakan kepada salah satu bidan: "Saya merasa sebagai satu-satunya orang di dunia yang mengalami hal ini." Dia menjawab: "Ini hanyalah sesuatu yang tidak seorangpun pernah bicarakan."

Tiga hari kemudian saya meninggalkan rumah sakit dan mulai memikirkan vlog-ku. Orang masih mengomentari video saya sebelumnya dengan mengatakan "Wah saya juga sedang hamil".

Saya kembali mencari vlog tentang bayi yang lahir dalam keadaan meninggal dunia dan tetap tidak menemukannya.

Saya tidak mengira begitu banyak orang yang menonton video saya karena saya tidak memperkirakan seberapa umumnya bayi dilahirkan meninggal.

Menceritakan anak saya telah membantu saya dan juga menenangkan saat orang lain menyebut namanya.

bayi, inggris, meninggal, megan

 

Jika seseorang yang Anda kenal mengalami kelahiran bayi meninggal, Anda tidak perlu mengetahui kata-kata yang tepat untuk diucapkan. Anda hanya perlu memahami sakit yang mereka rasakan, menyadari kedukaan mereka, mengerti bahwa Anda tidak akan pernah memahami, serta membiarkannya bicara dan bicara sampai mereka selesai.

Dengan berjalannya waktu, saya bertemu banyak orang yang telah memahaminya dan saya sudah dapat mengatasi kedukaan.

Bayi, meninggal
Setahun kemudian

Rowan, Scarlett, Aamiya, Lily, Milo, dan Willow. Saya menaruh batu di taman khusus kehilangan bayi di Staffordshire, saya menyadari bahwa meskipun mereka tidak bisa melihat dunia, mereka telah mengubahnya dengan memberikan inspirasi kepada ibu mereka.

Tetapi saya juga mengetahui lewat setiap perempuan ini bahwa terdapat lebih banyak lagi ibu yang memilih untuk menyimpan memori mereka, yang berduka di balik pintu tertutup.

Satu dari 225 kehamilan di Inggris berakhir dengan bayi yang dilahirkan meninggal dunia. Dan kematian bayi tidak hanya mempengaruhi orang tua, tetapi juga para kakek dan nenek, saudara sekandung, keluarga dan teman. Ibu yang berkabung, mendapat perawatan fisik dan kejiawaan, tetapi risiko yang dialami pria tidak diperhatikan.

Para orang tua yang saya hubungi sepakat bahwa tabu dan kebisuan terkait dengan kelahiran bayi yang meninggal dunia sepertinya berangsur menghilang, tetapi masih terdapat banyak orang yang memang tidak pernah membicarakan Willow dengan saya, tidak pernah menyebut namanya.

 

bayi, inggris, meninggal

 

Meskipun demikian saya merasakan dukungan dari begitu banyak orang, terutama perempuan yang kebanyakan belum pernah saya temui sebelumnya. Sebagai seorang wartawan, saya mengkhususkan diri pada cerita-cerita perempuan di dunia selama bertahun-tahun, tetapi hanya cerita ini yang membuat saya merasakan persahabatan yang tidak kasat mata, lembaran sejarah, empati, dan kekuatan dari para perempuan di sekitar saya.

Setahun terakhir ini, kebutuhan saya untuk mengingat Willow berhubungan dengan usaha mempertahankan diri. Setelah satu tahun, kedukaan dapat kadang-kadang melanda, menusuk lutut, tetapi saya dapat merasakannya datang dan saya telah dapat mempersiapkan diri. Saya tahu diri saya dapat menghadapi serangannya.

Kelahiran membuat saya menjadi Ibu dan Tim menjadi seorang Ayah. Lengan saya tidak lagi terasa sakit seperti pada jam-jam pertama itu, tetapi rasanya tetaplah hampa. Saya adalah seorang ibu tanpa bayi.

bayi, inggris, meninggal

 

Saya memikirkan ibu saya sendiri. Selama berminggu-minggu dia duduk di rumah kami, bayang-bayang kedukaan di antara kami, isak-tangis saya diselingi suara jarung rajutannya.

Dia membuat sebuah selimut putih yang indah untuk kotak bayi yang akan dibuka saat kehilangan mendalam dirasakan. Dia merajut untuk orang asing yang pada saat rajutan dibuat adalah seorang perempuan yang akan menjadi ibu, tetapi bayinya datang terlalu cepat, dia terlalu tidak sehat atau meninggal dunia saat dilahirkan tanpa alasan yang jelas.

Bayi itu - kita tidak akan pernah mengetahui namanya - akan digendong di tangan orang tuanya dan juga akan mempunyai selimut buatan Ibu yang membalutnya dalam rasa cinta keluarga - simbol ketahanan diri dan harapan kami.

 

bayi, inggris, meninggal
Kredit:
  • Penulis: Fiona Crack
  • Ilustrator: Jilla Dastmalchi
  • Foto: Jack Slater
  • Produser: Sarah Buckley
  • Produksi online: Ben Milne
  • Editor: Finlo Rohrer
  • Tanggal penerbitan: 5 Oktober 2018.
  • Sumber: BBC Indonesia
Keyword Bayi Melahirkan