press enter to search

Kamis, 15/11/2018 05:43 WIB

Konser Rosa Bikin Nunukan Jadi lautan cahaya

Redaksi | Rabu, 24/10/2018 15:54 WIB
Konser Rosa Bikin Nunukan Jadi lautan cahaya Aksi diva pop Indonesia, Rossa, berhasil membius pengunjung Festival Crossborder Nunukan 2018 hingga lautan cahaya dari flash ponsel tersaji di venue konser. (Foto.Dok)

Aksi.id - Aksi diva pop Indonesia, Rossa, berhasil membius pengunjung Festival Crossborder Nunukan 2018 hingga lautan cahaya dari flash ponsel tersaji di venue konser.

Pada konser yang digelar Minggu (22/10) malam tersebut, pengunjung bahkan semakin histeris oleh beragam kejutan dari penyanyi yang tenar dengan lagu Ayat-Ayat Cinta itu.

Festival Crossborder Nunukan 2018 adalah rangkaian Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Nunukan. Event yang digelar di GOR Dwikora, Sei Sembilan, Nunukan, Kalimantan Utara ini disaksikan oleh 6.000 pengunjung yang memadati setiap sudut venue sambil bernyanyi dan berjingkrak gembira.

"Saya baru pertama kali datang ke Nunukan. Luar biasa. Masyarakatnya sangat ramah. Saya dijemput di bandara lalu diantarkan ke hotel. Mereka juga sangat antusias di konser," ungkap Rossa dalam keterangan tertulis, Selasa (23/10/2018).

Kemeriahan memang tersaji lengkap dalam konser Rossa, bahkan pengunjung langsung dibuat histeris saat lagu Pudar dinyanyikan. Mereka kompak bernyanyi bersama sembari melambaikan tangan. Beberapa sibuk merekam momen melalui kamera ponsel. Usai menyapa pengunjung, lagu Tegar pun dirilis dan kini justru Rossa yang dibuat terpana.

"Mereka ternyata sangat hafal dengan lagu ini. Yang masih kecil-kecil juga ikut bernyanyi. Suara mereka sangat kompak. Saya terkesan dengan ini semua," terangnya.

Adrenalin konser terus meninggi saat lagu Aku Bukan Untukmu dinyanyikan. Sembari bernyanyi, pengunjung mulai kompak menyalakan flash dari kamera ponselnya. Cahaya pun lalu muncul di mana-mana hingga Rossa terpaksa menjeda konsernya. Sang diva lalu ikut mengambil ponselnya dan melakukan live Instagram. Pengunjung pun diberi space bernyanyi sebelum dilanjutkan lagi olehnya.

Kehebohan kembali pecah dalam lagu Ku Menunggu karena baru beberapa bait bernyanyi, Rossa merespon aksi pengunjung dan memintanya naik ke stage. Seorang fans bernama Jibar pun merangsek melewati pagar pembatas. Di atas panggung, pelukan hangat pun diberikan Rossa. Beberapa bait lagu Hati Yang Terpilih lalu dinyanyikan bersama dan disambut suara pengunjung.

Lalu, eksplorasi sepenuhnya dilakukan Rossa. Bersama Jibar, Rossa meminta pengunjung mengangkat flash ponselnya dan membuat koreo di mana gerakan Rossa diikuti oleh semua pengunjung. Konser ini pun semakin sempurna oleh lautan cahaya dari ponsel. Selanjutnya, Rossa kembali melanjutkan lantunan lagu Ku Menunggu.

"Lautan cahaya ini terlihat sangat indah dari atas stage. Apa yang disampaikan oleh Pak Menteri (Menteri Pariwisata Arief Yahya) soal Nunukan ini benar. Pak Menteri sempat bilang, kalau ingin merasakan sensasi luar biasa, saya harus terbang ke Nunukan. Ternyata Nunukan memang luar biasa," kata Rossa.

Kemeriahan berlanjut dalam lagu Jangan Hilangkan Dia. Kini, Rossa mempersilahkan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid untuk berduet dengannya. Lagu Ayat-Ayat Cinta pun disajikan sebelum Rossa memberi kejutan lain, yakni berdangdut ria. Lagu Kopi Dangdut pun dibawakannya dengan enerjik hingga adrenalin para pengunjung terpuaskan dengan lagu Sakura dan Hai Ladies.

Seolah sama-sama tidak mau berpisah, aksi Rossa lalu ditutup kembali dengan lagu Pudar. Sebelum meninggalkan stage, Rossa masih menyempatkan berfoto bersama anggota band dengan background pengunjung.

Berbagi space dengan panggung Rossa, Nunukan juga merilis donasi bantuan untuk korban bencana di Palu, Donggala, dan Sigi senilai Rp 300 juta ditambah logistik.

"Event seperti Festival Crossborder ini sangat penting. Selain untuk menarik kunjungan wisman, juga bagus bagi perekonomian di perbatasan seperti Nunukan ini. Apalagi festival ini punya Rossa sebagai magnetnya. Pengunjung memang luar biasa banyak," terang Konsul RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo yang hadir bersama 12 orang rombongan.

Selain aksi Rossa, panggung Festival Crossborder Nunukan juga menyajikan kearifan lokal seperti Tari Walu Umbang yang dibawakan oleh 8 penari pun sebagai `ritual` pembuka.

Tarian ini bercerita tentang 8 rupa karakter dari masyarakat Nunukan. Dibawakan Sanggar Bedewa, Tari Walu Umbang ini juga memotret prosesi Irau atau upacara adat masyarakat di sana.

"Kami gembira karena konser Rossa ini sangat meriah. Ada banyak kegembiraan di sana. Panggung ini juga tetap menampilkan beragam potensi budaya yang dimiliki oleh Nunukan. Kami berharap event di tahun mendatang bisa digelar lebih meriah," kata Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni.

Secara keseluruhan, rangkaian Festival Crossborder Nunukan ini sukses digelar. Festival ini dikunjungi oleh 5.000 hingga 7.000 orang pada siang hari dan sedikitnya oleh 2.000 orang di malam hari. Penyelenggaraan event ini juga mampu menggerakan ekonomi Nunukan karena nilai transaksi besar sekitar Rp 2,7 miliar juga dibukukan dari lini kuliner tahun ini.

"Aksi Rossa menjadi penutup yang luar biasa. Hal ini sama luar biasanya dengan beragam capaian yang dimiliki oleh festival ini. Ke depan, Nunukan harus lebih mengoptimalkan sektor pariwisata ini. Sektor ini harus jadi core bisnis yang optimal," jelas Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono.

Ucapan selamat pun diberikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya atas kesuksesan penyeenggaraan Festival Crossborder Nunukan ini. Ia mengungkapkan Nunukan memiliki potensei yang besar terlebih karena adanya akses langsung ke Malaysia.

"Kami gembira mendengar besar antusiasnya pengunjung festival dan di konser Rossa. Kesan positif ini harus dipertahankan. Pariwisata ini harus menjadi leading sector di Nunukan. Potensinya memang besar di sana, apalagi ada akses langsung ke Sabah, Malaysia," pungkas menteri yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok. (ny/CNNIndonesia)