press enter to search

Minggu, 16/12/2018 23:11 WIB

Tren Mobil Listrik di Indonesia Sudah Dimulai

Redaksi | Jum'at, 02/11/2018 16:13 WIB
Tren Mobil Listrik di Indonesia Sudah Dimulai

JAKARTA (Aksi.id) – Tren mobil listrik atau hybrid di Indonesia sudah dimulai. Apalagi saat ini, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah selesai menyusun draft regulasinya. Tinggal tunggu waktu sampai nantinya ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, kita sudah harus bersiap menyambut era mobil listrik/hybrid. Semua pihak harus bersiap, termasuk konsumen serta produsen. Tinggal menunggu aturan yang jelas dari pemerintah saja,” ucap Dr Yannes Martinus, dalam acara Car & Property Expo 2018.

Sementaraitu, Budi Nur Mukmin dari Nissan Indonesia menjelaskan bahwa perusahaan otomotif asal Jepang ini memang sudah siap ke arah sana. Apalagi dijelaskan, Nissan e-Power yang dijual di Indonesia menjadi jawaban kebutuhan konsumen akan mobil yang irit serta ramah lingkungan.

“Tidak seperti mobil hybrid merek lainnya, Nissan e-Power punya berbagai kelebihan. Salah satunya karena system perputaran rodanya yang murni berasal dari energy baterai. Sementara energi yang dihasilkan dari pembakaran BBM di mesin konvensional hanya untuk menyalakan generator baterai.Jadi penggunaan bahan bakarnya sangat irit,” jelas Budi dalam siaran pers yang diterima BeritaTrans.com.

Lebih lanjut Budi menekankan agar masyarakat tak perlu khawatir memiliki mobil hybrid karena mindset teknologi mobil tersebut ribet. Justru sebaliknya, mengemudikan mobil ini sangatlah mudah dan ringkas teknologinya.

Nissan e-Power

Ini diamini oleh Fransiscus Rosano, viewer Carmudi.co.id Youtube Channel yang memang sudah berkesempatan mengemudikan Nissan e-Power.

“Pakai mobil Nissan e-Power gak seribet yang kita bayangkan kok. Sama aja kayak mobil penumpang biasanya. Malah kalau senang sama performa, mobil listrik itu justru lebih fun. Tidak ada jeda tenaga, pokoknya begitu injak pedal gas, mobil langsung merespon,” cerita Rosano membagikan pengalamannya kepada para mahasiswa peserta diskusi.

Inti dari diskusi tersebut, Dr Yannes Martinus memastikan bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi, kebijakan terkait mobil listrik/hybrid sudah siap digulirkan pemerintah. Masyarakat serta konsumen di Indonesia sudah harus bersiap menghadapi tren tersebut.

Konsumen pun tak perlu merasa takut karena teknologi yang dihadirkan pada mobil listrik/hybrid pada intinya tidak jauh berbeda dengan mobil bermesin konvensional.(helmi/adinda)