press enter to search

Kamis, 15/11/2018 04:25 WIB

Antisipasi Pertumbuhan Penumpang & Gelaran PON, Bandara Stevanus Rumbewas Butuh Penyempurnaan Runway dan Renovasi Terminal

Redaksi | Rabu, 07/11/2018 14:18 WIB
Antisipasi Pertumbuhan Penumpang & Gelaran PON, Bandara Stevanus Rumbewas Butuh Penyempurnaan Runway dan Renovasi Terminal Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wahju Satrio Utomo bersama Wakil Bupati Serui, Frans Sanadi, di Bandara Stevanus Rumbewas, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Rabu (7/11/2018).

KEPULAUAN YAPEN (Aksi.id) – Bandara Stevanus Rumbewas, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, patut segera dikembangkan mengingat pertumbuhan jumlah penumpang dan menyambut gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON).

Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Serui, Frans Sanadi, kepada Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wahju Satrio Utomo, Rabu (7/11/2018).

Kepada Irjen yang didampingi Inspektur IV Itjen Imam Hambali dan Inspektur V Itjen Heri Sudarmaji, Wakil Bupati mengutarakan selama ini bandara tersebut hanya diterbangi pesawat ATR-42 Trigana Air.

Pesawat lain seperti Garuda Indonesia tidak bisa masuk karena persoalan ketebalan atau Pavement Classification Number (PCN) runway. Pesawat ATR-72 Garuda Indonesua membutuhkan PCN 14 sentimeter. Sedangkan runway Bandara Stevanus Rumbewas memiliki PCN 12.

2018-11-07 10.52.15

2018-11-07 10.53.22

Selain itu, Frans Sanadi mengutarakan runway perlu diperpanjang dari panjang eksisting 1.600 meter. “Perpanjangan agar pesawat lebih besar dapat terbang ke bandara ini,” jelasnya sambil menambahkan perpanjangan runway harus memapas bukit rendah di ujung landasan.

Sedangkan renovasi terminal, dia menjelaskan dibutuhkan karena sekarang saja sudah sesak walau hanya satu pesawat yang datang. Terminal patut diperluas dan ditingkat.

Penyempurnaan runway dan perluasan terminal, dia mengutarakan mengingat potensi market tinggi. Potensi itu dipicu oleh aktifitas warga dan pebisnis, di samping tumbuhnya industri pariwisata dan perikanan.

Wakil Bupati menyebut penyelenggaraan perhelatan PON tahun 2020 juga menjadi pemicu pengembangan bandara. “Ada tiga cabang olahraga, termasuk.babak penyisihan sepakbola, digelar di Serui. Kalau kapasitas bandara masih seperti saat ini, maka akan sangat kewalahan melayani delegasi PON,” jelasnya.

PRINSIPNYA SETUJU

Menanggapi permintaan Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Irjen Wahju Satrio Utomo menuturkan akan memyampaikan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Prinsipnya Bapak Menteri Perhubungan amat peduli pembangunan infrastruktur transpoetasi, terutama di kawasan-kawasan perintis. Karenanya, tentang pengembangan bandara ini tentu saja mendapatkan perhatian tinggi,” ujar pejabat yang akrab dipanggil dengan sebutan ‘Pak Tommy’ tersebur. (awe).