press enter to search

Kamis, 15/11/2018 05:42 WIB

Kredit UMKM Tumbuh Melambat Ditengah Risiko Kredit yang Membaik

Redaksi | Rabu, 07/11/2018 15:43 WIB
Kredit UMKM Tumbuh Melambat Ditengah Risiko Kredit yang Membaik Para pembicara pada diskusi di Kementerian Koperasi dan UMKM (omy)

JAKARTA (aksi.id) - Kredit Usaha UMKM tumbuh melambat ditengah risiko kredit yang membaik. Hal itu disampaikan Corporate Secretary dan Chief Economist BNI Ryan Kiryanto di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Disebutkannya, kredit UMKM pada Agustus 2018 tumbuh 8,11% (YOY), melambat dibanding periode sebelumnya 9,9% (YOY). "Di sisi lain rasio NPL kredit UMKM membaik menjado 4,08% dibandingkan Juli 2018 sebesar 4,31%," tutur Ryan.

Sementara penyaluran KUR sampai Agustus 2018 sebesar Rp87,58 triliuj (75,09% dari target) dengan risiko membaik. Namun Ekonom BNI itu mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan ketiga tahun ini diperkirakan masih cukup tinggi yang didorong permintaan domestik, namun lebih rendah dari perkiraan semula akibat penurunan ekspor netto.

Menurut dia, kuatnya permintaan domestik mendorong impor. Impor tumbuh tinggi sejalan dengan permintaan domestik, meskipun pertumbuhan impor bulanan telah menunjukkan perlambatan.

Sebaliknya, pertumbuhan ekspor lebih terbatas disebabkan kinerja ekspor komoditas andalan, seperti hasil pertanian dan peetambangan yang tidak sekuat perkiraan.

"Neraca perdagangan pada September 2018 mencatat surplus 0,23 miliar dolar AS, membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang defisit 0,94 miliar dolar AS. Perbaikan tersebut," kata Ryan.

Hal itu ditopang oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang meningkat dan defisit neraca perdagangan migas yang menurun. Secara komulatif, neraca perdagangan mencatat defisit 3,78 miliar dolar AS.

Selain Ryan Kiryanto, diskusi menghadirkan Kepala Biro Perencanaan Ahmad Zabadi, dan Business Developtment and Sales Officer Du`anyam Juan Firmansyah. Du`anyam merupakan UMK yang memproduksi kerajinan anyaman yang menjadi salah satu official partner Asian Games. (omy)

Keyword

Artikel Terkait :

-