press enter to search

Kamis, 15/11/2018 01:04 WIB

DIN SYAMSUDDIN BICARA PADA KONPERENSI MASA DEPAN AGAMA DI SINGAPURA

Helmi | Kamis, 08/11/2018 16:43 WIB
DIN SYAMSUDDIN BICARA PADA KONPERENSI MASA DEPAN AGAMA DI SINGAPURA

 

 

JAKARTA (Aksi.id) - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin mengatakan bahwa agama memiliki masa depan yg baik, karena agama dapat menjadi penyelesai masalah peradaban dunia. Demikian dikatakannya ketika menjadi pembicara pada International Conference on The Future of Faith di Singapura, Rabu (7/11-18).

 

Konperensi diselenggarakan oleh Majelis Ugama Islam Singapura (MUI) dan Forum for Promoting Peace in Muslim Societies dari Abu Dhabi. "Konperensi dlm rangka 50 Tahun MUIS ini dibuka PM Lee Hsien Loong dan dihadiri sekitar 1000 peserta baik Muslim dan non Muslim," jelas Din melalui siaran pers yang diterima Akai.id, Kamis (8/11/2018).

Din Syamsuddin diundang berbicara sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI pada Sesi tentang Building Robust Religious Institution, bersama Presiden MUIS Amb. Alami dan Dr. Sanusi wakil dari Islamic Society of North America (ISNA).

Menurut Din, walau agama menghadapi kritik dari kalangan atheis dan sekularis yang menuduh agama tdk mampu mengatasi masalah kemanusiaan, namun agama justeru berperan efektif dan strategis dalam menanggulangi masalah-masalah  peradaban sejak dari konflik hingga pemanasan global dan perubahan iklim.

Untuk itu Din memesankan agar agama ditampilkan pada dimensi kemanusiaan, karena memang sejatinya agama itu utk manusia dan kemanusiaan. Inilah yg dalam perspektif Islam disebut sebagai rahmatan lil `alamin.

Pengajar Politik Islam Global di FISIP UIN Jakarta ini,  menambahkan keyakinan, nilai dan norma agama harus dimanifestasikan ke dalam sistem perilaku dan budaya yg positif utk menjawab problematika kemanusiaan. Namun, pranata keagamaan lunak ini memerlukan piranti keras yaitu organisasi sebagai intrumen pengarusutamaan etika agama utk kemanusiaan dan peradaban.

Din Syamsuddin yang pernah menjadi Utusan Khusus Presiden utk Dialog dan Kerja sama Antar Agama dan Peradaban memiliki agenda yg padat di LN. Sebelum ke Singapura, pekan lalu ia menghadiri konperensi di Doha, Qatar kmdn menerima Bintang Jasa dari Pemerintah Jepang, dan  kasus 9/11 berangkat ke Moskow utk hadiri sidang sebagai anggota Aliansi Strategis Russia-Dunia Islam.(helmi)

 

Keyword

Artikel Terkait :

-