press enter to search

Kamis, 15/11/2018 05:39 WIB

Kepada Irjen Kemenhub, Bupati Manokwari Bilang: Harus Segera Pengembangan Bandara & Perpanjangan Runway

| Jum'at, 09/11/2018 06:11 WIB
Kepada Irjen Kemenhub, Bupati Manokwari Bilang: Harus Segera Pengembangan Bandara & Perpanjangan Runway Bupati Manokwari, Papua Barat, Demas P Mandacan memberikan cinderamata kepada Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan, DR Wahju Satrio Utomo, SH, Jumat (9/11/2018).

MANOKWARI (aksi.id) -  Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Perhubungan, DR Wahju Satrio Utomo, SH,  berkunjung ke Bupati Manokwari, Papua Barat, Demas P Mandacan, Jumat (9/11/2018).

Dalam kesempatan itu, Irjen mengemukakan rencana pengembangan Bandara Rendani berupa pembangunan terminal baru dan perpanjangan runway dari 2.000 meter menjadi 2.500 meter.

"Pengembangan ini dibutuhkan mengingat semakin tingginya jumlah penumpang dan arus pesawat di Bandara Rendani. Hanya saja lahan untuk pengembangan tersebut masih belum clear. Sebagian lahan bandara yang dimiliki Kementerian Perhubungan, masih ditempati warga," tutur mantan Kepala BPSDM Perhubungan Kementerian Perhubungan itu.

Didampingi  Inspektur IV Itjen Imam Hambali, Inspektur V Itjen Heri Sudarmaji,  Kepala Tata Usaha Bandara Rendani Sugeng Hadi, serta Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manokwari Capt. Markus Rumendong, Irjen mengutrakan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari dibutuhkan untuk pengembangan bandara tersebut.

Menanggapi pernyataan Irjen Kemenhub, Bupati Demas P Mandacan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Manokwari.

"Pengembangan bandara dan perpanjangan landasan harus segera dilaksanakan. Jangan ditunda. Jangan menunggu seluruh pembebasan lahan selesai," cetusnya.

Politisi PDIP itu mengungkapkan Pemkab Manokwari berusaha terus membebaskan lahan bandara dari warrga. Sebelummya pemkab memmebaskan lahan untuk pagar di depan bandara.

Saat ini, dia mengemukakan pemkab sedang berusaha membebaskan sekitar 64 keluarga mendiami lahan untuk perpanjangan runway dan sekitar 140 keluarga di lahan untuk pembangunan jalan baru bandara.

"Proses pembebasan aset bandara itu dibiayai APBD. Jadi tidak hanya sosialisasi dan tenaga, pemkab juga mengeluarkan dana," tegasnya.

Bupati Manokwari memgharapkan lahan yang bebas dari permukiman warga agar segera dibangun. "Seperti lahan sepanjang 150 meter untuk perpanjangan landasan pesawat. Sudah tidak ada warga. Bangun saja dulu. Ini akan dilihat warga, sehingga warga yang belum mau dibebaskan akan berpikir bahwa rumah mereka berada di ujung landasan sehingga membahayakan diri sendiri," cetusnya. (awe).