press enter to search

Kamis, 15/11/2018 00:23 WIB

Ditemukan Beberapa Kejanggalan, Kasus Bendera Tauhid di Kediaman HRS

Redaksi | Jum'at, 09/11/2018 07:56 WIB
Ditemukan Beberapa Kejanggalan, Kasus Bendera Tauhid di Kediaman HRS

JAKARTA (aksi.id) –Pengacara Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro mengaku menemukan beberapa kejanggalan dalam kasus bendera berlafaz kalimat tauhid di rumah kliennya di Mekah, Saudi. Karenanya, ia menilai peristiwa itu rekayasa belaka.

Kejanggalan pertama, bendera yang diasosiasikan sebagai bendera organisasi Hizbut Tahrir itu tertempel lalu hilang dengan misterius. Ia menyebut Habib Rizieq bahkan tak tahu-menahu tentang keberadaan bendera itu dan bukan pihak Habib Rizieq pula yang memasangnya.

“Bendera itu di sana pagi tapi siangnya tiba-tiba sudah hilang—ini salah satu kejanggalan,” kata Sugito dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Kamis (8/11/2018).

Sugito menambahkan, kejanggalan kedua adalah satu kamera pengawas atau CCTV di bagian belakang rumah Habib Rizieq mendadak hilang, sehingga tuan rumah tak mengetahui siapa yang menempelkan bendera itu.

Sugito mengatakan sebetulnya ada dua CCTV di luar rumah yang ditinggali Habib Rizieq: satu ditempatkan di depan dan yang lain di belakang. Sugito mengaku heran CCTV di belakang hilang, sementara kamera serupa di depan tetap di sana.

Kejanggalan terakhir ialah foto bendera tertempel di belakang rumah Habib Rizieq segera beredar dan ramai di Indonesia, lalu diberitakan oleh semua media massa di Tanah Air.

Tetapi, anehnya lagi, kata Sugito, bendera itu sebenarnya sudah hilang sebelum beritanya begitu ramai di Indonesia, bahkan sebelum klien-nya diperiksa oleh polisi Arab Saudi.

“Setelah itu (bendera) tidak ada lagi, tapi ada bukti foto (keberadaan bendera di rumah Rizieq Shihab), yang kemudian dikirim ke (orang-orang tertentu) di Indonesia,” katanya.

“Langsung viral di Indonesia, padahal saya cek di Google belum ada berita semacam itu,” demikian Sugito. (ny/Islampos.com)