press enter to search

Kamis, 15/11/2018 01:30 WIB

Bertengkar dengan Trump, Wartawan CNN Dilarang Masuk Gedung Putih

Redaksi | Jum'at, 09/11/2018 08:46 WIB
Bertengkar dengan Trump, Wartawan CNN Dilarang Masuk Gedung Putih Wartawan CNN Jim Acosta saat cekcok dengan Presiden AS, Donald Trump. -Reuters

Aksi.id - Gedung Putih mencabut akses bagi kepala koresponden CNN untuk Gedung Putih, menyusul `cekcok` sengit wartawan itu dengan presiden Trump dalam jumpa pers Rabu (7/11).

Menurut sekretaris pers Gedung Putih, Sarah Sanders, hal itu dilakukan karena wartawan itu, Jim Acosta, `bersikap kasar terhadap seorang perempuan belia.`

Jim Acosta menyebut, tudingan Sarah Sanders itu `adalah sebuah dusta.`

Apa yang terjadi pada jumpa pers itu?

Jim Acosta mempertanyakan pernyataan Donald Trump sebelumnya tentang karavan kaum migran dari Amerika Tengah yang menuju ke AS.

Seorang staf perempuan sesudah itu berusaha mengambil mikrofon dari Acosta.

 "Sudah. Itu sudah cukup," kata presiden kepada Acosta, sebelum menyuruhnya duduk dan meletakkan mikrofonnya.

"CNN seharusnya malu pada diri mereka sendiri, karena Anda bekerja untuk mereka," katanya. "Cara Anda memperlakukan Sarah Huckabee (Sanders) itu 

Apa kata Gedung Putih?

Sarah Sanders dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter mengatakan, Gedung Putih "tidak akan pernah mentolerir reporter yang bersikap kasar pada seorang perempuan muda yang sekadar berusaha melakukan tugasnya"..

"Sebagai akibat dari kejadian hari ini, Gedung Putih membatalkan kartu akses wartawan itu sampai pemberitahuan lebih lanjut."

Sekretaris pers kemudian mengedarkan klip insiden itu, dan menyebut bahwa mereka "tidak akan mentoleransi perilaku yang tidak pantas yang terdokumentasikan dengan jelas dalam video ini".

Acosta mengunggah cuitan bahwa dia dicegat oleh Dinas Rahasia saat hendak memasuki wilayah Gedung Putih.

"Fakta bahwa CNN bangga dengan cara perilaku karyawan mereka itu lebih dari menjijikkan: itu adalah contoh dari sikap tak hormat mereka yang keterlaluan terhadap semua orang, termasuk perempuan muda yang bekerja di pemerintahan ini," katanya.

"Sebagai akibat dari kejadian hari ini, Gedung Putih membatalkan kartu akses wartawan itu sampai pemberitahuan lebih lanjut."

Sekretaris pers kemudian mengedarkan klip insiden itu, dan menyebut bahwa mereka "tidak akan mentoleransi perilaku yang tidak pantas yang terdokumentasikan dengan jelas dalam video ini".

Acosta mengunggah cuitan bahwa dia dicegat oleh Dinas Rahasia saat hendak memasuki wilayah Gedung Putih.

Bagaimana tanggapannya?

Para jurnalis mengecam langkah Gedung Putih yang mencabut akses Jim Acosta.

CNN mengeluarkan pernyataan di Twitter bahwa larangan terhadap Acosta itu "merupakan pembalasan atas pertanyaan menantang (yang dilontarkan Jim Acosta)".

"Dalam penjelasannya, Sekretaris Pers Sarah Sanders berbohong," katanya. "Dia melontarkan tuduhan palsu dan memaparkan peristiwa yang tidak pernah terjadi."

Asosiasi Koresponden Gedung Putih - kelompok yang mewakili korps pers di sana - menyebut keputusan itu "berlebihan" dan "tidak dapat diterima".

"Kami mendesak Gedung Putih untuk segera membatalkan tindakan yang tak berdasar ini."

Sarah Sanders dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter mengatakan, Gedung Putih "tidak akan pernah mentolerir reporter yang bersikap kasar pada seorang perempuan muda yang sekadar berusaha melakukan tugasnya". (ny/Viva.co.id)