press enter to search

Kamis, 15/11/2018 04:26 WIB

Gubernur Larang Angkutan Batubara Lewat Jalan, DPRD Sumsel Sebut Jalan Khusus Belum Bisa Akomodir

Redaksi | Jum'at, 09/11/2018 15:08 WIB
Gubernur Larang Angkutan Batubara Lewat Jalan, DPRD Sumsel Sebut Jalan Khusus Belum Bisa Akomodir Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan RA Anita Noeringhati

JAKARTA (Aksi.id) – Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan RA Anita Noeringhati menilai penggunaan jalan khusus PT Servo dan double track kereta api belum mampu mengakomodir kebutuhan pengangkutan seluruh angkutan batubara.

“Dari peninjauan kami di lokasi, jalan khusus yang dikelola oleh PT Servo dan penggunaan double track kereta api masih belum cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan pengangkutan batubara. Masih perlu ada pembenahan terhadap jalan tersebut,” sebut Anita dalam siaran pers yang diterima BeritaTrans.com Kamis (8/11/2018).

Anita menambahkan, untuk pengangkutan batubara melalui laut juga belum bisa diakomodir oleh PT Servo selaku pengelola jalan khusus.

“Selain harus menyediakan stockpile untuk setiap perusahaan, hasil tinjauan kami di lapangan juga menunjukkan PT Servo hanya mempunyai satu conveyor, sedangkan perusahaan yang membutuhkannya banyak,” papar Anita.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengeluarkan kebijakan larangan angkutan batubara melintas di jalan umum dimulai dari 8 November 2018.

Kebijakan ini merupakan janji politik Herman Deru saat mencalonkan diri menjadi calon gubernur Sumatera Selatan.(helmi/adinda)

Artikel Terkait :

-