press enter to search

Kamis, 20/02/2020 17:48 WIB

Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi: Haris Simarmora Sempat Tanya Klinik Terdekat di Tempat Kos Temannya

| Rabu, 21/11/2018 19:30 WIB
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi: Haris Simarmora Sempat Tanya Klinik Terdekat di Tempat Kos Temannya Rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga dengan tersangka Haris Simarmora memeragakan 62 adegan di enam lokasi.

JAKARTA (aksi.id) - Polda Metro Jaya melanjutkan rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Usai dari rumah kontrakan korban, di Pondok Melati, Bekasi Kota, polisi melakukan rekonstruksi di kos milik teman tersangka, Haris Simamora di Kampung Pasir Limus, Desa Mangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Di lokasi ini, polisi kembali mendobrak pintu saat ingin masuk ke dalam kos. Mengingat, kunci kos tersebut dibawa teman Haris. Pintu rumah kos tersebut didobrak atas seizin pemilik kos bernama Ani.

Dalam rekonstruksi itu, Haris sempat bertanya pada teman-temannya mengenai klinik terdekat karena ia mengaku tangannya sakit. Sebelum pergi ke klinik, Haris menyempatkan diri mandiri terlebih dahulu.

Di lokasi kedua ini ada 10 adegan reka ulang diperagakan Haris Simarmora. Adegan yang diperagakan mulai dari adegan 34 sampai 40, 44 sampai 46 dan adegan ke-53.

Ani mengatakan, Haris Simamora tidak tinggal di kos tersebut. Ia hanya menumpang dengan temannya bernama Saiful.

"Numpang sama temannya, paling (Haris datang) seminggu dua kali lalu pergi lagi," ucap Ani di lokasi, Rabu (21/11/2018).

Dia mengaku, Haris Simarmora merupakan orang yang tak banyak berbicara. "Orangnya pendiam banget, datang sebentar terus pergi lagi. Ya sudah, sekitar dua bulanan terlihat bolak-balik," katanya.

Pada rekonstruksi kali ini, menampilkan total 62 adegan yang tersebar di enam lokasi. Di antaranya kontrakan korban di Pondok Melati Kota Bekasi, pembuangan linggis di Desa Tegaldanas, Kalimalang, Cikarang, Kabupaten Bekasi hingga lokasi pelarian di Garut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, ada 37 adegan pembunuhan yang dilakukan tersangka Haris Simamora.

"Adegannya bermacam-macam, ada kasus pembunuhan, pelarian pelaku, menyembunyikan mobil, pelaku (Haris Simamora) yang berobat ke dokter sampai pelarian ke Garut," katanya.

"Rekonstruksi ini bertujuan menyesuaikan alat bukti yang diperoleh polisi, keterangan tersangka (Haris Simamora), laboratorium forensik, hasil outopsi, keterangan saksi dan lainnya," kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi, Rabu (21/11/2018).

(lia/sumber: inews.id).

Keyword Pembunuhan