press enter to search

Minggu, 16/12/2018 21:42 WIB

Guardiola Ungkap Manchester City tidak akan Belanja Pemain Pada Januari

Redaksi | Sabtu, 24/11/2018 09:15 WIB
Guardiola Ungkap Manchester City tidak akan Belanja Pemain Pada Januari Pep Guardiola - EPA-EFE/Peter Powell

JAKARTA (aksi.id) -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengatakan, timnya tidak akan menambah pemain pada bursa transfer Januari nanti. Menurut dia, skuatnya sudah cukup kuat untuk mempertahankan gelar juara Liga Primer Inggris. Sejauh ini, Riyad Mahrez menjadi satu–satunya pemain baru di Etihad selama musim panas lalu.

"Kami tidak akan pergi ke pasar pada Januari, tidak mungkin,” kata Guardiola, dikutip dari ESPN, Sabtu (24/11).

Guardiola mengonfirmasi pada Jumat (23/11) bahwa Benjamin Mendy akan absen 10-12 pekan setelah operasi. Tetapi, kondisi ini tidak mendorongnya untuk menggaet pemain baru.

“Pada Januari tidak ada transfer pemain. Kami tidak akan menghabiskan apa pun. Saya sangat senang dengan skuat dan orang-orang yang akan kembali dari cedera,” ujarnya.

Ia menambahkan kalau skuatnya sudah sangat cukup dan kuat untuk mengarungi musim ini. Guardiola mengatakan, jika tidak ada masalah di dalam skuatnya, tak perlu menambah pemain pada Januari nanti. 

"Ketika kami menciptakan skuat yang bagus pada awal musim, itu yang akan membuat kami tidak pergi ke Januari dan melakukan transfer. Kecuali jika Anda memiliki masalah, tetapi saya memiliki cukup dalam skuat. Saya percaya mereka semua,” ungkapnya.

Guardiola bergabung dengan City dengan kontrak tiga tahun pada musim panas 2016. Namun ia telah menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun pada Mei lalu. Jika dia melihat kontraknya, itu akan menjadi masa jabatan terpanjangnya sebagai manajer selama karier kepelatihannya. Namun, Guardiola tidak mengesampingkan tinggal di Manchester lebih lama lagi.

"Saya senang berada di sini. Saya memiliki semua yang dibutuhkan seorang manajer. Organisasi mendukung saya, tidak peduli apa hasilnya, tetapi jika hasilnya buruk saya akan menjadi yang pertama untuk mundur,” katanya. (ny/Republika.co.id)