press enter to search

Minggu, 16/12/2018 23:13 WIB

Menikmati Bakso Mang Oedin Beromset Puluhan Miliar Setiap Tahun di Jeddah

| Jum'at, 30/11/2018 18:37 WIB
Menikmati Bakso Mang Oedin Beromset Puluhan Miliar Setiap Tahun di Jeddah Gerai bakso ini dibuka oleh Mang Oedin tahun 2000. Mang Oedin merupakan perantau asal Rangkasbitung, Banten, dan wafat sekitar sebulan lalu.

JEDDAH (aksi.id) - Keliling Jeddah, Arab Saudi,  bagi orang Indonesia rasanya kurang pas bila tak mampir ke Bakso Mang Oedin.

Bakso Mang Oedin memiliki dua gerai di Jeddah yakni di Balad dan Cornes. Aksi.id dan BeritaTrans.com bersama rombongan jamaah umroh Hazz Haromain Elfauz sempat menikmati bakso di gerai Cornes. Posisinya di depan gerai Ali Murah.

Pengunjung selalu ramai untuk menikmati semangkok bakso dengan mi dan toge seharga 14 riyal atau sekitar Rp46.000. Di sini juga disajikan tempe, bakwan dan tahu, masing-masing seharga 5 riyal atau sekitar Rp20.000 per empat potong.

Ada dua bakso kecil dan satu bakso besar setiap mangkok. Karena sudah beberapa hari tidak berjumpa dengan hidangan bakso, maka bakso Mang Oedin terasa amat lezat. 

Tersedia saus ABC dan sambal, yang menambah selera semakin  tergugah untuk menyantapnya. Jangan khawatir keringat bercucuran karena ruangan ditingkahi pendingin AC.

Kepada Aksi.id dan BeritaTrans, kasir mengungkapkan gerai bakso ini dibuka oleh Mang Oedin tahun 2000.  Mang Oedin merupakan perantau asal Rangkasbitung, Banten, dan wafat sekitar sebulan lalu.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, M Hery Saripudin pernah mengemukakan tidak kurang dari 2.500 orang setiap hari datang dan menikmati aneka menu makanan dan minuman di Bakso Mang Oedin.

Pengunjung idak sebatas orang Indonesia, namun dari berbagai jamaah haji dan umrah dari berbagai negara di Asia termasuk pelanggan setia dari masyarakat lokal arab Saudi. Untuk memenuhi dan melayani jamaah yang sangat besar ini, 

Saripudin mengatakan, dengan jumlah pelanggan yang sangat besar, tidak heran jika restoran Indonesia di Jeddah ini meraup omset lebih dari Rp 44 milair per tahun. (awe).