press enter to search

Minggu, 16/12/2018 21:41 WIB

Gempa 5,7 SR Guncang Lombok Utara, Kamis 6 Desember 2018

Redaksi | Kamis, 06/12/2018 12:15 WIB
Gempa 5,7 SR Guncang Lombok Utara, Kamis 6 Desember 2018 Gempa bumi baru saja mengguncang wilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (6/12/2018). - TWITTER/@infoBMKG

Aksi.id - Gempa bumi baru saja mengguncang wilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (6/12/2018).

Dilansir dari laman BMKG, gempa bermagnitudo 5,7 SR menguncang Lombok Utara pada pukul 08.02.46 WIB.

Pusat gempa berada di lokas 8.37 LS,116.06 BT atau 24 Km Barat Laut Lombok Utara dengan kedalaman 10 Km.

Gempa tidak berpotensi tsunami.

Sementara itu, warga sekitar diminta berhati-hati dengan gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

Gempa bumi 5,7 SR yang mengguncang Lombok ini dirasakan dalam skala VI-II di berbagai lokasi sekitar.

Gempa ini dirasakan hingga ke Mataram, Denpasar, Tabanan, Kuta, hingga Sumbawa.

Rincianya, VI Lombok Utara, V Lombok Barat, V Mataram, IV Lombok Tengah, IV Lombok Timur, III-IV Denpasar, III Jimbaran, III Tabanan, III Sumbawa, II Nusa Dua, II-III Karangasem, II-III Kuta, II-III Singaraja.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan menjadi gelap.

Benda-benda terlempar ke udara.

Inilah yang bisa Anda lakukan setelah gempa terjadi

Jika Anda berada di dalam bangunan

- Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib.

- Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.

- Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.

- Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa apabila terjadi kebakaran.

- Periksa apabila terjadi kebocoran gas.

- Periksa apabila terjadi arus pendek.

- Periksa aliran dan pipa air.

- Periksa segala hal yang dapat membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).

Jangan masuk ke dalam bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.

Jangan mendekati bangunan yang sudah rusak terkena gempa, karena kemungkinan sewaktu-waktu dapat runtuh akibat gempa susulan.

Menyimak informasi mengenai gempa susulan dari media cetak maupun media elektronik.

Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi (ny/Tribunnews)