press enter to search

Minggu, 16/12/2018 21:41 WIB

Ini Rencana Waktu Pembatasan Kendaraan di Ruas Jalan Tertentu Jelang Nataru 2018-2019

Redaksi | Kamis, 06/12/2018 16:02 WIB
Ini Rencana Waktu Pembatasan Kendaraan di Ruas Jalan Tertentu Jelang Nataru 2018-2019 Foto : Ilustrasi

JAKARTA (Aksi.id) - Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi mengatakan, kebijakan pengaturan lalu lintas dan pengaturan operasional kendaraan angkutan barang menjelang Natal dan Tahun Baru 2018-2019 diberlakukan untuk menjaga ketersedian barang dan kelancaran pasokan barang konsumsi dan barang ekspor.

Kebijakan itu diambil setelah melihat data hasil evaluasi tahun lalu yang cenderung tidak ada peningkatan jumlah pergerakan. “Fakta selama beberapa tahun mrmbuktikan pada tanggal tertentu maka pada tanggal 23, 24, 26, 27, 30, dan 31 Desember tidak di berlakukan pembatasan angkutan barang pada periode Nataru 2018 ini,” kata Dirjen Budi di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Tak hanya itu, lanjut dia, pada 21-22 Desember berlaku satu arah pada jalan tol Jakarta – Cikampek, arah ke Cikampek; jalan tol Cikampek – Padalarang – Cileunyi, arah ke Cileunyi.

“Kemudian di jalan nasional Pandaan– Malang, arah ke Malang; jalan nasional Probolinggo – Lumajang, arah ke Lumajang; dan jalan nasional Gilimanuk – Denpasar, arah ke Denpasar,” kata Dirjen Budi.

Selain itu pembatasan operasional tanggal 25 Desember 2018 berlaku mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB pada ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek, arah ke Jakarta.

Jelang Tahun Baru

Untuk pembatasan operasional angkutan barang pada tanggal 28 Desember 2018, menurut Dirjen Hubdat, dilakukan mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 29 Desember 2018 pada pukul 24.00 WIB.

Kebijakan ini berlaku pada ruas dua arah meliputi:

a) jalan tol Jakarta – Merak;
b) jalan tol Prof. Soedyatmo;
c) jalan tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR);
d) jalan tol Bawen – Salatiga;
e) jalan nasional Medan – Brastagi Tanah Karo;
f) jalan nasional Tegal – Purwokerto; dan
g) jalan nasional Mojokerto – Caruban; dan

Sementara pada ruas satu arah meliputi:
a) jalan tol Jakarta – Cikampek, arah ke Cikampek;
b) jalan tol Cikampek – Padalarang – Cileunyi, arah ke Cileunyi;
c) jalan nasional Pandaan – Malang, arah ke Malang;
d) jalan nasional Probolinggo – Lumajang, arah ke Lumajang; dan
e) jalan nasional Gilimanuk – Denpasar, arah Denpasar;

“Untuk pembatasan operasional angkutan barang juga berlaku pada tanggal 1 Januari 2019 mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB pada ruas jalan tol Jakarta – Cikampek, arah Jakarta dan jalan nasional Denpasar – Gilimanuk, arah ke Gilimanuk,” kata Dirjen Budi.

“Pembatasan kendaraan angkutan barang ini tidak berlaku bagi kendaraan pengangkut Bahan Bakar Minyak dan Gas, barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta bahan makanan pokok,” tegas Dirjen Budi.(helmi/adinda)

Keyword

Artikel Terkait :

-