press enter to search

Minggu, 16/12/2018 21:41 WIB

Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa Tahun 2018 Positif

Naomy | Jum'at, 07/12/2018 16:46 WIB
Pertumbuhan Industri Asuransi Jiwa Tahun 2018 Positif

JAKARTA (aksi.id) - Pertumbuhan bisnis industri asuransi jiwa sepanjang tahun 2018 dinilai positif. Hal itu dipaparkan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dari data 58 anggotanya yang sebanyak 59 perusahaan.

Hasil data yang telah diolah tercatat industri asuransi jiwa Indonesia, memiliki prospek pertumbuhan yang tetap meningkat terus.

"Secara keseluruhan walaupun Total Pendapatan Industri asuransi jiwa mencatat perlambatan sebesar  ‐15,5%, namun pertumbuhan premi dan Total Klaim dan Manfaat yang Dibayarkan meningkat masing‐masing 1,2% dan 6,7%," jelas
Wiroyo Karsono, Ketua Bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Tentu saja ini memberikan gambaran kinerja industri asuransi jiwa yang tetap tumbuh sampai dengan kuartal III 2018. Pendapatan, Investasi dan Aset Industri asuransi jiwa pada kuartal ketiga 2018 mencatatkan total pendapatan (income), pertumbuhan industri senilai Rp149,87 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp177,42 triliun atau mangalami perlambatan 15,5%.

Total pendapatan premi merupakan kontributor terbanyak atas total pendapatan industri asuransi jiwa, yakni sebesar 94,0%.  

"Total pendapatan premi bertumbuh 1,2% pada Kuartal tiga 2018 menjadi Rp 140,94 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 139,27 triliun, didorong oleh bertumbuhnya total premi bisnis baru, yang meningkat sebesar 6,4% menjadi Rp. 89,58 triliun dan berkontribusi sebesar 63,6% terhadap total premi. Ini lebih besar dibandingkan kontribusi," urainya.

Total Premi Lanjutan yang nilainya mengalami penurunan 6,8% menjadi Rp51,36 triliun, dan berkontribusi sebesar 36,4%. Produk unit link masih mendorong pertumbuhan total pendapatan premi dengan kontribusi sebesar 58,4% dan produk tradisional menyumbang sebesar 41,6%.

Premi dari saluran distribusi Keagenan turut mengalami pertumbuhan sebesar 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 dan memiliki kontribusi terhadap total premi
sebesar 39,7%. (omy/ny)

Artikel Terkait :

-