press enter to search

Selasa, 04/08/2020 10:36 WIB

Harbolnas, YLKI Imbau Masyarakat Hati-Hati Transaksi Online

Helmi | Rabu, 12/12/2018 10:36 WIB
Harbolnas, YLKI Imbau Masyarakat Hati-Hati Transaksi Online Hari Belanja Online Nasional / Harbolnas 12 Desember 2018 - Tribun Kaltim/ Syaiful Safar

JAKARTA (Aksi.id) - YLKI imbau warga tetap hati-hati dan waspada dengan perdagangan atau belanja online. Tanggal 12 Desember dijadikan momen "Hari Belanja Online", atau lazim disingkat Harbolnas.

Dalam rangka Harbolnas mereka mempromosikan berbagai diskon. "Bagaimana konsumen menyikapi belanja online dalam Harbolnas. Tetap waspada dan hati-hati sebelum melakukan transaksi online, jangan menyesal kemudian," kata Ketua YLKI Tulus Abadi dalam siaran pers di Jakarta.

Dikatakan, pastikan bahwa diskon yang diberikan adalah diskon yang sesungguhnya bukan diskon abal-abal dengan cara menaikkan harga lebih dulu;

Pastikan pula, bahwa konsumen berinteraksi dengan pelaku belanja online yang kredibel, dengan identitas jelas.

"Cek reputasinya via mesin mencari bahwa reputasi pedagang online tidak banyak dikomplain konsumen," jelas Tulus.

Kemudian, pastikan bahwa pelaku pedagang online mempunyai mekanisme penanganan pengaduan yang jelas.

"Sebab salah satu keluhan utama konsumen adalah susahnya konsumen mengakses pengaduan jika produknya mengalami masalah," papar Tulus.

Sementara, kepada pelaku pedagang online , YLKI meminta harus mengedepankan itikad baik dalam bisnis. "Jangan jadikan konsumen sebagai obyek untuk pemasaran yang unfair," saran Tulus.

Selanjutnya, TLKI mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan RPP tentang Belanja Online, yang kini masih mangkrak.

"Ironis ditengah maraknya digital ekonomi, salah satunya belanja online, tapi regulasi perlindungan konsumennya masih rendah. Padahal pengaduan belanja online masih sangat dominan. Bahkan di YLKI belanja online menjadi rangking tertinggi," tegas Tulus.(helmi)