press enter to search

Kamis, 27/06/2019 04:53 WIB

Frekwensi Ditutup, Bolt Ganti Rugi Pulsa & Kuota Internet Pelanggan Mulai Senin

| Minggu, 30/12/2018 21:47 WIB
Frekwensi Ditutup, Bolt Ganti Rugi Pulsa & Kuota Internet Pelanggan Mulai Senin Penghentian hak guna pita frekuensi 2,3 GHz dilakukan karena ketiga operator tidak dapat memenuhi kewajibannya membayar biaya Hak Penggunaan (BHP) Spektrum Frekuensi Radio kepada negara setelah menunggak pembayaran selama dua tahun.

JAKARTA (aksi.id) - Bolt menyampaikan kepada pelanggan bahwa pihaknya akan mulai melakukan pengembalian pulsa dan kuota pelanggan mulai Senin (31/12/2018) hingga Kamis, (31/1/2019). 

"Pelanggan akan menerima pengembalian sisa pulsa dan atau kuota yang belum terpakai. Dan pengembalian pembayaran dimuka (advance payment) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," tulis manajemen Bolt di surat elektronik kepada pelanggannya, Sabtu (29/12/2018).

Manajemen PT First Media Tbk. dan PT Internux selaku pengelola layanan Bolt mengirimkan surat elektronik kepada pengguna. Pemberitahuan ini dilakukan usai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) resmi memberhentikan penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz untuk PT Internux, pada Jumat (28/12). Selain PT Internux, Kemenkominfo juga memberhentikan penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz bagi PT Jasnita Telekomindo.

Lewat surat elektronik tersebut, manajemen Bolt menyampaikan bahwa layanan Bolt 4G LTE di wilayah Jabodetabek dan Medan berhenti beroperasi sejak dikeluarkannya putusan Kemenkominfo tersebut. Manajemen memastikan akan memenuhi kewajibannya kepada seluruh pelanggan aktif Bolt.

Tak lupa mereka juga mencantumkan mekanisme pengajuan pengembalian dana (refund) melalui situs resmi Bolt, www.bolt.id/refund.

"Sebagai pionir layanan 4G LTE di Indonesia, BOLT mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pelanggan setia BOLT atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan selama ini," tulis pemberitahuan itu.

Penghentian hak guna pita frekuensi 2,3 GHz dilakukan karena ketiga operator tidak dapat memenuhi kewajibannya membayar biaya Hak Penggunaan (BHP) Spektrum Frekuensi Radio kepada negara setelah menunggak pembayaran selama dua tahun.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Ismail mengungkapkan meskipun penggunaan pita frekuensi 2,3 Ghz ketiga operator berakhir, tidak serta merta menghapus kewajiban untuk melunasi utang BHP.

Berikut adalah bunyi lengkap surat elektronik dari manajemen Bolt:
Lihat juga: Bolt Buka 28 Gerai untuk Kembalikan Pulsa Pelanggan

Dear BOLTers,

Sesuai dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika tertanggal 28 Desember 2018 , kami sampaikan bahwa layanan BOLT 4G LTE di wilayah Jabodetabek dan Medan berhenti beroperasi mulai tanggal 28 Desember 2018.

Sehubungan dengan keputusan ini, BOLT akan berupaya maksimal dalam memenuhi kewajiban kepada seluruh Pelanggan aktif BOLT baik prabayar maupun pascabayar.
Pelanggan akan menerima pengembalian sisa pulsa dan/atau kuota yang belum terpakai dan pengembalian pembayaran dimuka (advance payment) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Mekanisme pengajuan pengembalian (refund) dapat ditemukan di www.bolt.id/refund mulai pada hari Senin, 31 Desember 2018 sampai dengan hari Kamis, 31 Januari 2019.

Khusus Pelanggan aktif BOLT Home yang berada dalam cakupan jaringan homes passed Fixed Broadband Cable Internet First Media dari PT Link Net Tbk, dapatkan penawaran istimewa dengan menghubungi 1500 290 atau kunjungi https://www.firstmedia.com/get/global/bolthome.

BOLT bersyukur telah menjadi satu-satunya operator Broadband Wireless Access (BWA) yang melakukan roll out secara masif dan melayani Pelanggan dengan menghadirkan akses internet cepat 4G LTE. Sebagai pionir layanan 4G LTE di Indonesia, BOLT mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pelanggan setia BOLT atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan selama ini.

Salam BOLT

KONSUMEN BINGUNG

Pelanggan layanan Bolt 4G LTE ramai-ramai mengeluhkan kebingungan mereka soal nasib pulsa dan kuota kepada pihak manajemen lewat Twitter resmi Bolt, @BOLTCare.

Beberapa pelanggan mempertanyakan sisa pulsa dan kuota mereka. Pelanggan berharap bisa mendapatkan kembali uangnya.

"@BOLTCare min.. Pengembalian deposit bolt gmn (bagaimana) nih? Udah fixed tutup kan nih. Anyway ane udah langganan 2 tahunan bolt pasca bayar loh ini nomor ane 9993973704," tulis pelanggan dengan akun @ericnaldo.

Beberapa lainnya bertanya tentang cara berhenti langganan agar tidak terkena denda. 

"@BOLTCare halo mohon info mengenai kbr (kabar) yg (yang) beredar bhwa (bahwa)layanan bolt ditutup perhari ini..bgmana cr (bagaimana cara) untuk berhenti berlangganan agar tdk (tidak) kena penalti 500rb," tulis pelanggan dengan akun @azis2609. 

Di sisi lain, meskipun pihak manajemen telah memberikan informasi resmi lewat email kepada pengguna, namun masih ada beberapa pengguna yang belum mengetahui tentang kabar berhentinya layanan Bolt. Pelanggan mengeluhkan koneksi internet yang terputus. 

"Layanan @BOLTCare sangat mengecewakan jaringan tiba tiba berhenti pada hari ini menjelang akhir tahun tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Shame! (memalukan)," tulis pelanggan dengan akun @monicregina. 

pihak manajemen belum memberikan jawaban secara rinci sesuai keluhan pelanggan. Mereka menyarankan pelanggan untuk mengecek secara berkala informasi terkait layanan Bolt pada website resmi Bolt https://www.bolt.id.

(via/sumber: cnnindoneaia.com).