press enter to search

Kamis, 17/01/2019 01:38 WIB

Anggota Kongres Amerika Rashida Tlaib Ganti Peta Israel dengan Palestina

Redaksi | Selasa, 08/01/2019 16:59 WIB
Anggota Kongres Amerika Rashida Tlaib Ganti Peta Israel dengan Palestina Rashida Tlaib di Washington DC, Amerika. (ist)

WASHINGTON DC (aksi.id) - Rashida Tlaib, Anggota Kongres Amerika Serikat mengaku sudah menghapus Israel dari peta yang ada di kantornya di Washington DC dan menggantinya dengan Palestina.

Rashida adalah anggota kongres keturunan Palestina pertama yang ada di badan legislatif Amerika Serikat.

Setelah anggota kongres Partai Demokrat dari Michigan ini diambil sumpahnya pada Kamis lalu, reporter BuzzFeed berkeliling di kantor barunya melihat perubahan kecil dalam peta yang digantung di tembok. Demikian dikutip dari situs Middle East Monitor, Selasa (8/1).

Salah satu foto diunggah oleh repoter tersebut di Twitter menyatakan bahwa seseorang, kemungkinan bukan Tlaib sendiri, menempel stiker bertuliskan Palestina di atasnya, dekat dari lokasi Israel di dalam peta dan menyertainya dengan sebuah tanda panah menunjuk ke titik pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Tlaib memulai misinya sebagai anggota kongres dengan berjanji melengserkan Presiden Donald Trump dari jabatannya, yang dia nilai sering mengeluarkan kata-kata yang merendahkan. Akibatnya, Partai Republik marah dengan pernyataan tersebut kurang dari sehari setelah sesi inisiasi Kongres AS dengan mayoritas Demokrat.

Dalam sebuah wawancara usai disumpah pekan lalu, Tlaib mengatakan, "Dan ketika putramu menatapmu dan mengatakan, `Mama, lihat, kamu menang. Para perisak kalah.` Dan saya menjawab, `Sayang, mereka tidak kalah.` Karena kita akan berada di sana (Kongres) dan kita akan melengserkan si keparat (Trump)," kata Tlaib.

Kemudian dibalas, "Bagaimana kamu akan melengserkan seorang presiden yang memenangkan pemilihan umum dalam sejarah Amerika, tidak membuat kesalahan, dan dinilai memiliki kinerja terbaik dalam dua tahun pertama dibandingkan presiden-presiden sebelumnya?".

Ucapan Tlaib menuai kritik tajam, beberapa pihak menilai penggunaan bahasa seperti itu dapat mendorong politikus lain menggunakan bahasa kasar dalam melancarkan kritiknya. Anggota Kongres dari Republik meminta Ketua Kongres, Nancy Pelosi memberikan sanksi atas pernyataan Tlaib.

Tak hanya dari Republik, sesama politikus Demokrat juga tak setuju dengan kritik keras yang dilontarkan Tlaib kepada Trump. Senator Demokrat, Joseph Manchin, menggambarkan pernyataan Tlaib sebagai hal yang "menjijikkan," dan meminta maaf kepada semua anggota Kongres AS serta kepada warga Amerika atas perkataan Tlaib.

Di sisi lain, anggota parlemen dari Partai Demokrat, Alexandria Ocasio-Cortez, membela Tlaib dan mengkritik Partai Republik. Nancy Pelosi berusaha menenangkan situasi dan mengungkapkan dirinya tak menyukai gaya bahasa Tlaib.

"Saya tidak suka bahasa yang digunakan anggota kongres Tlaib, tetapi itu tidak lebih buruk daripada Trump," ujarnya.

Tlaib yang dilantik pekan lalu menggunakan pakaian tradisional Palestina. Di unggahan Twitternya, dia juga mengungkapkan Alquran yang digunakan saat disumpah ialah Alquran pribadi pemberian sahabatnya khusus untuk upacara pelantikan. (B/ds

Keyword Rashida Tlaib