press enter to search

Kamis, 21/03/2019 23:32 WIB

Rahaf, Gadis Saudi Terancam Dibunuh Keluarga Karena Murtad, Australia Siap Beri Suaka

Redaksi | Kamis, 10/01/2019 10:10 WIB
Rahaf, Gadis Saudi Terancam Dibunuh Keluarga Karena Murtad, Australia Siap Beri Suaka Rahaf saat bedrtemu petugas imigrasi Thailand.

BANGKOK (aksi.id) - Gadis remaja Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun bertemu dengan pegawai otoritas keimigrasian Thailand di sebuah hotel di dalam Bandara Suvarnabhumi, Bangkok.

Gadis belasan tahun ini, mengaku melarikan diri karena takut dibunuh keluarganya lantaran memutuskan untuk murtad atau keluar dari agama Islam.

Sementara, Pemerintah Australia, Kamis (10/1) menyebutkan, akan mempertimbangkan memberi suaka bagi remaja perempuan asal Arab Saudi Rahaf Muhammad al-Qunun yang kabur ke Thailand.

Rahaf diketahui kabur dan tiba di Bangkok, Thailand, Sabtu lalu. Selama di Bandara Suvarnabhumi dia mengunggah cuitannya di Twitter dengan mengatakan dia kabur dari Kuwait dan nyawanya terancam jika dia dipaksa kembali ke Saudi.

Rahaf berlindung di sebuah hotel transit di bandara supaya tidak dideportasi ke Kuwait tempat dia berangkat. Dia mengatakan kepada Reuters, dia kabur dari keluarganya yang sedang mengunjungi Kuwait. Dia mengaku pergi ke Thailand untuk menuju Australia mencari suaka.

Kantor Kementerian Dalam Negeri Australia dalam surat elektronik hari ini membenarkan, "UNHCR merujuk Rahaf Muhammad al-Qunun ke Australia untuk dipertimbangkan pemberian penampungan bagi pengungsi."

Kantor berita Reuters menuturkan, Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne akan mengunjungi Bangkok besok untuk membahas kasus pesepak bola Bahrain Hakim AlAraibi yang berstatus pengungsi Australia tapi dibui di Thailand. Kasus Rahaf pun tampaknya akan dibahas dalam kunjungan ini. (ds/sumber: reuters-merdeka.com)

Keyword Gadis Saudi

Artikel Terkait :

-