press enter to search

Kamis, 27/06/2019 05:03 WIB

Pemprov DKI Berusaha Cegah Busa Permukaan Air BKT Marunda Melebar

Redaksi | Kamis, 10/01/2019 13:14 WIB
Pemprov DKI Berusaha Cegah Busa Permukaan Air BKT Marunda Melebar Permukaan air BKT Marunda tertutup busa atau buih. (ist)

JAKARTA (aksi.id) - Pemprov DKI Jakarta berusaha mencegah busa di permukaan air Banjir Kanal Timur (BKT) Marunda, Jakarta Utara agar tak melebar.

Petugas Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air DKI Jakarta memasang kubus apung atau pembatas di permukaan air BKT untuk menjaga agar busa tak meluas ke wilayah lain.

Kepala UPK Badan Air Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yayat Supriatna mengatakan, pemasangan kubus apung sudah dilakukan sejak Rabu (9/1/2019).

Pemasangan kubus apung dilakukan sebagai bentuk upaya sementara menangani busa yang muncul ke permukaan.

"Petugas UPK Badan Air telah berupaya memberikan penyekat agar tidak menyebar kemana-mana ke lokasi lain yang belum tercemar (busa). Sekatnya pakai kubus apung," kata Yayat, Kamis (10/1/2019).

Petugas di lapangan pun berupaya mengurai busa-busa yang menutupi permukaan BKT Marunda dengan cara menyemprotkan air. Yayat memastikan, busa yang timbul hanya sementara dan akan segera hilang.

"Dibantu dengan penyemprot air untuk mengurangi busa sehingga langsung ada penguraian. Hanya pakai air biasa karena busa sifatnya tidak permanen kan," ungkap Yayat.

Yayat menjelaskan, busa yang muncul di BKT Marunda disebabkan limbah detergen yang mencemari aliran sungai. Saat air masuk ke BKT melalui pintu air, timbul tekanan tinggi sehingga menyebabkan air berbusa.

Hal ini pun sudah pernah terjadi di lokasi yang sama pada pertengahan 2018 lalu. Hal serupa juga terjadi di Kali Sentiong atau dikenal Kali Item belum lama ini.

"Dari pengalaman sebelumnya, ini karena detergen. Begitu air masuk, seperti di Kali Item, ternyata air dari danau langsung ke sungai terjadi tekanan muncullah busa," tandasnya.

Sebelumnya, warga kembali dihebohkan dengan kemunculan busa-busa yang sangat banyak diatas permukaan BKT Marunda pada Rabu (9/12/2019). Kejadian ini juga sempat terjadi pada pertengahan 2018 lalu. (ds/sumber: suara.com)

Artikel Terkait :

-