press enter to search

Kamis, 27/06/2019 04:54 WIB

20 Tabib Asing Diamankan Imigrasi di Palembang

Redaksi | Kamis, 10/01/2019 15:21 WIB
20 Tabib Asing Diamankan Imigrasi di Palembang Petugas memperlihatkan paspor tabib yang diamankan. (ist)


PALEMBANG (aksi.id)  - Sebanyak 20 tabib (ahli pengobatan tradisional) diamankan petugas Kantor Imigrasi Palembang. Mereka melanggar aturan keimigrasian dan penyalahgunaan visa.

"Ada 20 orang asing yang kita amankan di Hotel Novotel Palembang. Mereka menyalahgunakan visa wisata," ujar kepala kantor wilayah Kemenkum HAM Sumatra Selatan, Sudirman Hury, Kamis (10/1/2018).

Orang asing itu, berasal dari berbagai negara dan melakukan pengobatan tradisional (tabib). Bahkan mereka menyalahgunakan visa wisata untuk bekerja di berbagai lokasi di Indonesia.

"16 Dari Malaysia, 2 China, 1 Beligia dan 1 dari Hong Kong. Mereka datang untuk mengobati ratusan pelanggan yang ikut mendaftar lewat online. Seharusnya itu tidak boleh karena datang ke Indonesia pakai visa kunjungan atau wisata," kata Sudirman.

Untuk tarif pengobatan sendiri, mereka mematok Rp 4 juta sekali penanganan. Bahkan saat ditangkap terlihat ratusan orang sedang pengobatan di ballroom hotel berbintang tersebut.

Sebelum membuka praktik pengobatan di Palembang, mereka mengaku sudah lebih dulu mengobati ratusan pelangan di Bali dan Medan. Selanjutnya mereka pindah ke Kota Pampek dan berencana pindah ke daerah lain.

"Mereka ini memang berbindah-pindah. Ada koordinatornya, Steffy. Mereka tak ada yang bisa berbahasa Indonesia dan menyewa ballroom hotel untuk praktik Rp 30 juta dari jam 09.00 pagi sampai jam 16.00 sore," katanya.

Kini, 20 orang asing itu diamankan di kantor Imigrasi Palembang. Mereka terancam dideportasi dan ancaman pidana 5 tahun dan denda Rp 500 juta.

Ditambahkannya, para WNA tersebut diduga melanggar UU Keimigrasian dan masih dalam pemeriksaan. Mereka bisa dikenakan sanksi denda, deportasi atau ancaman 5 tahun penjara. (ds/sumber: detik.com/antara)    

Keyword Tabib Diamankan

Artikel Terkait :

-