press enter to search

Jum'at, 18/01/2019 21:16 WIB

Longsor di Proyek Rel KA Sukabumi Timbun 6 Bocah, Seorang Tewas

Redaksi | Jum'at, 11/01/2019 08:52 WIB
Longsor di Proyek Rel KA Sukabumi  Timbun 6 Bocah, Seorang Tewas Proyek rel ganda KA di Nyalindung, Sukabumi yang longsor.

SUKABUMI (aksi.id) - BPBD Sukabumi menyebutkan, ada 6 bocah tertimbun longsor di Kampung Nyalindung RT 03/04, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi , Jawa Barat.

Satu anak meninggal dunia tertimbun longsor, tiga anak dalam perawatan dan dua selamat.

"Longsor terjadi Kamis (10/1) sekitar pukul 15:30 WIB.  Keenam anak tersebut bermain di area lokasi pembangunan double track, karena tidak ada aktifitas pekerjaan jadi mereka bebas bermain," ujar Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, Jumat (11/1/2019).

Di lokasi terdapat dinding teras dengan kemiringan tegak lurus, kata Eka sementara kondisi cuaca saat itu cerah berawan. Tiba-tiba dinding tersebut longsor dengan sendirinya tanpa ada tanda-tanda.

Akibatnya empat orang anak dari keenam anak tertimbun, yang dua lari menyelamatkan diri.

"Muhammad Rifki (10 tahun) berada paling bawah dan tertimbun. Sementara tiga orang bocah lain yang berada di bagian atas bisa cepat diselamatkan dan langsung dirujuk ke rumah sakit medicare Cicurug," Eka menerangkan.

Sementara di kediaman Muhamad Rifki (10), bocah yang tewas tertimbun di lokasi proyek double track kereta api di Kampung Pakemitan RT 01/04, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, masih diselimuti suasana haru.

Di kediaman anak kedua dari pasangan Heri Supriatna (41) dan Nurhayati (37) itu masih terlihat saudara dan tetangganya datang melayat. Suasana haru dan isak tangis pun terdengar di rumah berkelir putih tersebut.

“Saya ngga nyangka aja, anak saya meninggal di bencana longsor. Tadi saya tahunya pas tidur dikabarin sama teman-temannya, saya langsung ke lokasi dan membawanya ke Puskemas lalu dirujuk ke RS Bhakti Medicare ternyata begitu di IGD sudah meninggal," ujar sang ayah, Heri.

Rencananya jenazah anaknya akan dimakamkan di TPU Ponjok hanjuang, Desa Nangerang, Cicurug, Jumat (11/1/2019) hari ini.

Bocah kelas III SD di Bangkongreang Cicurug itu tertimbun longsoran tebing setinggi 10 meter di Kampung Nyalindung, Cicurug sekira pukul 15.15 WIB bersama empat teman lainnya.

Mereka tak menyangka akan terjadi longsor ketika bermain di kubangan bekas kerukan eskavator, tepat di bawah tempat pemakaman umum (TPU) Astana Gunung. (ds/sumber: sukabumiupdate.com)

Artikel Terkait :

-