press enter to search

Jum'at, 18/01/2019 20:39 WIB

Anggota TNI Gendong Murid SD Seberangi Sungai di Perbatasan Entikong

Redaksi | Jum'at, 11/01/2019 17:22 WIB
Anggota TNI Gendong Murid SD Seberangi Sungai di Perbatasan Entikong  Anggota TNI gendong murid SD. (ist)

ENTIKONG (aksi.id) - Menyeberangi Sungai Sengkayam di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat tidak ada jembatan.

Padahal murid harus melintas menuju desa seberang untuk sekolah. Saban hari anak-anak menyeberangi sungai untuk menuju SDN 16 Gun Jemak.

Tugas TNI di perbatasan tidak sekadar menjaga kedaulatan negara di garis depan. Berbagai pekerjaan moral mereka lakukan, termasuk membantu menyeberangkan anak-anak sekolah di Sungai Sekayam, Kalimantan Barat.

Melihat hal itu, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia, Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha, turun tangan membantu anak-anak menyeberangi Sungai Senkayam.

"Siswa harus digendong agar tidak terseret oleh arus yang saat ini cukup deras," kata Komandan Satgas Pamtas Yonif 511/DY Letkol Inf Jadi, dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Jumat (11/1/2019), usai memberikan bantuan perlengkapan sekolah di daerah tersebut.

Jadi mengatakan, saat hujan deras air sungai meluap, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat. Bila sudah demikian, anak-anak sekolah terpaksa meliburkan diri karena sungai tidak bisa diseberangi.

"Tidak hanya anak-anak saja, bahkan sebagian warga yang berada di seberang sungai pun ikut terisolir karena air meluap dan disertai arus deras," kata Jadi.

Menurut Jadi, waktu sekolah yang terbuang karena terkendala derasnya arus sungai saat hujan membuat Satgas Pamtas di Sanggau tergerak.

"Ada sisi kemanusiaan dan kepedulian yang mesti dikedepankan. Apalagi mereka adalah generasi penerus bangsa yang nanti akan ikut memajukan perbatasan. Para siswa ini tak punya pilihan lain karena akses satu-satunya untuk berangkat dan kembali dari sekolah hanyalah sungai," kata Jadi. (ds/sumber: liputan6.com)

Artikel Terkait :

-