press enter to search

Kamis, 27/06/2019 17:47 WIB

Pencuri Gasak Koper Berisi Uang Miliaran Rupiah Milik Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe

| Sabtu, 12/01/2019 01:17 WIB
Pencuri Gasak Koper Berisi Uang Miliaran Rupiah Milik Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Robert Mugabe

HARARE (aksi.id) - Sebanyak tiga orang menjalani persidangan di Zimbabwe atas tuduhan mencuri sebuah koper berisi US$150.000 (Rp2,1 miliar) milik mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe.

Ketiga orang itu diduga telah menghabiskan uang tersebut untuk membeli mobil, rumah, dan hewan ternak.

Salah seorang dari mereka adalah Constantia Mugabe, yang terhitung masih keluarga dengan Robert Mugabe.

Dia diduga memiliki kunci rumah Mugabe yang terletak di Zvimba, dekat Ibu Kota Harare. Dengan menggunakan kunci itu pula, dia dituduh memberi akses masuk kepada dua rekannya.

Saat pencurian terjadi, antara 1 Desember hingga awal Januari, dua orang tersebut diperkerjakan sebagai tenaga pembersih.

"Johanne Mapurisa membeli Toyota Camry dan rumah seharga US$20.000 (Rp281 juta) setelah insiden," kata jaksa penuntut umum, Teveraishe Zinyemba, di pengadilan.

"Saymore Nhetekwa membeli Honda... dan hewan ternak termasuk babi dan sapi dengan harga yang tidak diungkap."

Mugabe, kini 94 tahun, dipaksa lengser dari jabatannya oleh militer Zimbabwe pada 2017.

Pada saat itu, dia telah berkuasa selama 37 tahun. Pertama sebagai perdana menteri dan belakangan sebagai presiden.

Sohor karena pernah menyatakan bahwa sebuah negara tidak bisa bangkrut, Mugabe dituduh menikmati gaya hidup mewah di kala ekonomi Zimbabwe sedang terpuruk.

Mata uang dollar AS dihargai tinggi di Zimbabwe, walau secara teori mata uang Zimbabwe diklaim setara dengan dollar AS.

LUMPUH

Robert Mugabe, dilaporkan tidak dapat berjalan lagi karena kondisi kesehatan yang terus memburuk. Selama dua bulan terakhir, ia berada di Singapura untuk menjalani perawatan.

Situasi Mugabe itu diutarakan Presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa.

"Dia telah uzur. Tentu dia kini tak dapat lagi berjalan. Tapi apapun yang dia minta, kami akan menyediakannya," kata Mnangagwa, seperti dilansir AFP.

Selain Singapura, sejak lengser November 2017, Mugabe dikabarkan telah mengunjungi sejumlah negara untuk mendapatkan perawatan kesehatan.