press enter to search

Kamis, 21/03/2019 23:05 WIB

3 Perompak Kapal Ditembak Polisi Kapuas

Redaksi | Sabtu, 12/01/2019 10:12 WIB
 3 Perompak Kapal Ditembak Polisi Kapuas 3 Perompak yang ditembak polisi

BANJARMASIN (aksi.id)- Petugas gabungan Resmob Satreskrim Polres Kapuas dan Dit Narkoba Polda Kalimantan Selatan serta Polair Polresta Banjarmasin berasil meringkus tiga perompak di sungai. Kaena berusaha melawan, ketiga perompak itu ditembak kakinya,

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Budi Martono mengatakan, tiga teresangka itu melakukan perompakan terhadap armada transportasi sungai di dua kecamatan.

"Laporan masuk pada 26 November 2018 dan 1 Januari 2019 di wilayah hukum Polsek Kapuas Kuala dan Polsek Kapuas Murung (Muara Dadahup)," kata AKP Ahmad Budi Martono.

Ketiga bandit air itu, Ilan (48), Noor Abidin alias Kai Bodrex (49), dan Anang Hardian alias Anang Sambas (34).

Mereka merompak H. Jaini (63), warga Desa Muara Dadahup, Kapuas Murung Kalimantan Tengah, dengan lokasi kejadian di Sungai Sepundu, Desa Muara Dadahup, Jumat (4/1).

Setelah melakukan penyelidikan anggota menangkap pelaku di tempat persembunyiannya di Banjarmasin, Kalsel.“Ketiga pelaku ditangkap pada Jumat (11/1) dinihari.

Pada saat akan ditangkap mencoba melawan petugas dan ingin mencoba kabur lalu oleh anggota terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan sebutir proyektil menembus betis kaki masing-masing para pelaku,” ujarnya.

Mantan Kabag Ops Polresta Depok ini mengatakan, setelah diperiksa diketahui dua di antaranya merupakan residivis kasus pencurian.

Perwira jebolan Akpol angkatan 2000 ini menuturkan, pelaku merampas harta benda milik korbannya di kapal motor saat melintas di sungai.

“Barang-barang yang mereka rampok yaitu mesin lampu, empat karung beras, dua buah tabung gas 3 Kg, mesin pompa air, satu set kunci pas, hp dua buah, tiga gelang emas seberat 21 gram, satu kalung emas 10 gram, dua cincin emas 4 gram, dua bonel dua gram dengan total kerugian Rp 20.390.000,” bebernya.

Dari hasil kejahatan a pelaku, lanjut AKBP Tejo, barang bukti diperoleh dari rumah Anang dan Noor Abidin berupa dua HP milik korban Muara Dadahup .

"Pelaku mengaku sudah melakukan aksi kejahatan tiga kali di wilayah hukum Polres Kapuas. Hasil kejahatan digunakan buat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari lantaran untuk pekerjaan rata-rata menjadi petani,” tutupnya.

Ketiga pelaku dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana diatas 10 tahun. (ds/sumber poskotanews/banjarmasinpos)