press enter to search

Senin, 20/05/2019 23:25 WIB

Kapal Temas Line Kandas, 5 Tugboat Dikerahkan Menarik

| Jum'at, 08/03/2019 19:06 WIB
Kapal Temas Line Kandas, 5 Tugboat Dikerahkan Menarik Kapal Peti kemas, Temas Line kandas di Sungai Segah, Jumat (8/3/2019). Kapal ini kandas lantaran air sungai surut. Foto: Tribunkaltim.co/GeafryNecolsen

TANJUNG REDEB (aksi.id) - Kapal pengangkut puluhan peti kemas dengan nama lambung Temas Line, kandas di  Sungai Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Jumat (8/3/2019).

Kapal dengan kelir dominan hitam dengan garnis kuning dan putih itu kandas di perairan dangkal.

Menurut Suparjan, salah seorang tukang ojek yang sudah mangkal di kawasan ini sejak pagi mengatakan, posisi kapal sudah sangat mengkhawatirkan.

Kapal tersebut kandas saat akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur sekitar pukul 10.00 wita.

“Sudah sejam lebih, kapal-kapal (tug boat) itu menarik, tapi (kapal Temas Line) tidak bergerak,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co pukul 11.30 Wita pada Jumat.

Menurut Suparjan, kapal itu tidak akan bergeser dari tempatnya, sebelum air sungai pasang.

“Kami orang lama di sini," ujarnya.

Kata dia, seandainya kalau di situ dangkal, apalagi kalau sungai sedang surut. Tidak ada cara lain, harus sabar menunggu.

"Tidak ada cara lain selain menunggu air sungai pasang,” ujarnya.

Warga yang penasaran dengan kapal-kapal tug boat tersebut.

Warga berkerumun di sepanjang tepian sungai untuk menyaksikan kejadian yang sebenarnya tidak biasa ini.

Pengamatan Tribunkaltim.co, sebanyak lima unit kapal tug boat yang dikerahkan untuk membantu Temas Line.

Bantuan tersebut justru bergerak ke sana-kemari karena selain bobot kapal yang lebih besar dari tug boat, Temas Line juga mengangkut puluhan kontainer.

Di tempat terpisah, Manggih, Menajer Pelayanan Kapal, PT Pelindo IV, saat ditemui Tribunkaltim.co di Pelabuhan Tanjung Redeb membenarkan, kapal tersebut kandas saat akan berlabuh.

Pihak PT Pelindo sebagai pemandu kapal, mengerahkan lima unit tug boat.

Tujuannya tidak lain untuk menarik kapal Temas Line yang berisi puluhan peti kemas itu.

“Kapal ini (Temas Line) mau merapat, tapi menunggu giliran kapal lain yang melakukan bongkar muat," tuturnya.

Tapi tambahnya, setelah pelabuhan siap, ternyata air sungai surut.

"Kebetulan kapal itu juga lepas jangkar di situ (posisi kapal kandas),” ungkap Manggih lagi.

Manggih mengatakan, air Sungai Segah memang mengalami pasang-surut setiap hari.

Hanya saja, waktu pasang-surutnya berubah-ubah.

Pihaknya memprediksi, kapal Temas Line ini baru bisa berlabuh sekitar pukul 21.00 wita, menunggu air pasang.

Sementara itu, saat akan dikonfirmasi, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan, Hery Suryanto tidak ada di tempat.

Sementara beberapa stafnya yang ditemui para wartawan memilih untuk menghindari pertanyaan.

(dien/sumber: tribunnews.com).