press enter to search

Selasa, 21/05/2019 00:04 WIB

Presiden Minta Kapasitas Terminal Bandara Pangkal Pinang Ditingkatkan

Redaksi | Kamis, 14/03/2019 17:04 WIB
Presiden Minta Kapasitas Terminal Bandara Pangkal Pinang Ditingkatkan Foto :Istimewa

PANGKAL PINANG (Aksi.id) – Presiden Joko Widodo minta agar kapasitas terminal Bandara Pangkal Pinang ditingkatkan mengingat pertumbuhan penumpang yang terus bertambah.

Hal itu disampaikan disela meresmikan Terminal Baru Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kamis (14/3/2019).

“Bandara Depati Amir sudah sangat representatif. Kapasitasnya (sekarang) 1,5 juta tapi penumpangnya sudah lebih dari 2 juta (penumpang per tahun) sehingga ini harus dibangun lagi di sayap bagian kanan sana, dibangun untuk kapasitas 3 juta (penumpang per tahun). Kita harapkan in sya Allah nanti di tahun 2020 selesai,” urai Presiden.

Dia menyebutkan bahwa sudah perintahkan juga untuk bangun yang sayap kiri dengan kapasitas hingga 5 juta penumpang.

“Karena kita harus mendahului pertumbuhan penumpang yang tumbuh sangat baik di Babel ini,” tambahnya.

Pembangunan terminal baru Bandara Depati Amir ini telah selesai pada Januari 2017 dan telah dilakukan soft launching. Setahun setelah beroperasi, menurut data dari Angkasa Pura II selaku operator bandara, jumlah penumpang sudah mengalami over capacity sehingga perlu dikembangkan lagi.

Tercatat, penumpang di tahun 2018 sebanyak 2 juta lebih penumpang, sementara kapasitas terminal hanya 1,5 juta penupang pertahunnya.

Presiden juga berharap pengembangan bandara itu nantinya akan menggenjot investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang di Bangka Belitung.

“Tadi pak Gubernur Bangka Belitung sampaikan setelah ada Tanjung Kelayang, PAD naik 300%, ini dampak dari pariwisata itu kelihatan sekali,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sesuai instruksi Presiden, kapasitas Bandara Depati Amir tentunya akan kembali ditingkatkan.

“Bandara untuk 1,5 juta penumpang (saat ini), akan dibangun menjadi (berkapasitas) 3 juta penumpang pada 2020. Instruksi Presiden dalam 5 tahun kedepan, sudah ada suatu kapasitas ultimate yang bagus, (kapasitas 5 juta penumpang),” ucapnya.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sedang membangun pondasi terkait rencana pengembangan terminal Bandara Depati Amir.

“Kalau lihat sisi selatan lagi tanam pilling (pondasi) itu pengembangan selanjutnya jadi 3 juta, presiden juga sudah perintahkan langsung kembangkan sisi utara, jadi ultimate (terminal penumpang) tengah sayap kiri dan kanan menjadi 5 juta kapasitas,” jelas Awal.

Bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 1,2 hektar berkapasitas penumpang 1,5 juta per tahun. Pada sisi udara bandara ini memiliki panjang landas pacu (runway) 2.250 x 45 meter, dan apron seluas 51.660 meter persegi dengan kapasitas 9 area parkir untuk pesawat sejenis Boeing 737 atau Airbus A320. (omy/adinda)