press enter to search

Selasa, 24/11/2020 01:39 WIB

MA Siapkan 217 Hakim PTUN Tangani Pelanggaran Administrasi Pemilu

Redaksi | Jum'at, 05/04/2019 15:07 WIB
MA Siapkan 217 Hakim PTUN Tangani Pelanggaran Administrasi Pemilu Ketua Kamar PTUN MA, Supandi. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Mahkamah Agung telah menyiapkan 217 hakim untuk menangani pelanggaran administrasi di pemilihan umum 2019. Hakim-hakim pada Pengadilan Tata Usaha Negara itu sudah dilatih dan disertifikasi sehingga dianggap mampu menyelesaikan sengketa di ranah administrasi.

"Untuk menghadapi sengketa pemilihan maupun sengketa pemilihan umum tersebut hingga sekarang Mahkamah Agung memiliki hakim pemilihan umum tingkat pertama sebanyak 217 orang," kata Ketua Kamar PTUN, Supandi, di Mahkamah Agung, Jumat (5/4).

Selain hakim di tingkat pertama, MA juga telah menyiapkan 17 orang hakim yang akan menangani tingkat banding. "Hakim tingkat banding sebanyak 17 orang," sambung dia.

Kualifikasi hakim-hakim ini, kata Supandi, telah diatur dalam peraturan Mahkamah Agung nomor 6 tahun 2017 tentang hakim khusus dalam sengketa proses pemilu di pengadilan tata usaha negara.

"Di sini hakimnya tidak mentang-mentang ditunjuk untuk mengadili perkara. Mereka dilatih, dipilih, kemudian disertifikasi. Bahwa yang bersangkutan mampu selesaikan sengketa pemilu," ujarnya.

Meski sudah siap dari segi sumber daya manusia, Supandi menyebut hingga saat ini baru ada tiga perkara administrasi pemilu yang sedang dalam proses penyelesaian. Namun, ia tidak merinci perkara apa saja dan apakah perkara itu selesai di tingkat Bawaslu atau naik ke PTUN.

"Kami sangat bersyukur walaupun kami siap kerja siang malam apalagi MA sudah didukung e-court, peradilan berbasis elektronik khusus untuk pemilu, diperiksa hanya hitungan hari, tok, putusan langsung selesai," pungkasnya. (ds/sumber kumparan)