press enter to search

Selasa, 23/07/2019 11:42 WIB

Angkut 50 Penumpang, Kapal Nur Rizky Mati Mesin di Perairan Wakatobi

| Selasa, 09/04/2019 21:40 WIB
Angkut 50 Penumpang, Kapal Nur Rizky Mati Mesin di Perairan Wakatobi Foto ilustrasi kapal penumpang di Wakatobi

WAKATOBI (aksi.id)- Akibat gangguan mesin, sebuah kapal penumpang KM Nur Rizky mengalami mati mesin di teluk perairan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (9/4/2019) siang.

“Ini pendingin mesin tidak terlalu berfungsi. Jadi dia macet, karena dia panas mesin. Sehingga pendinginnya dia mati, dan mati juga mesin,” kata seorang anak buah kapal (ABK) KM Nur Rizky, Sul, Selasa (9/4/2019).

KM Nur Rizky berangkat dari pelabuhan Wanci sekitar pukul 07.30 WIB pagi dengan jumlah penumpang sebanyak 50 orang dengan tujuan Pulau Kaledupa.

Baca juga: Seluruh Penumpang KM Manusela yang Tabrak Karang di Wakatobi Dievakuasi

Ketika memasuki Teluk Kaledupa, tepatnya di perairan Kelurahan Ambua, Kecamatan Kaledupa, mesin kapal mendadak mati.

Beberapa ABK kapal bersama nakhoda kapal berusaha memperbaiki mesin kapal, namun mesin tersebut tak mau juga hidup.

“Kita sudah minta bantuan tim SAR juga tadi, tapi karena cuaca bagus, dan ada beberapa perahu kecil juga kita minta bantuan,” ujar Sul.

Sebagian penumpang kapal KM Nur Rizky kemudian dipindahkan ke perahu kecil milik warga Kaledupa.

Sementara itu, sebuah kapal kecil menarik kapal KM Nur Rizky menuju  Pelabuhan Kaledupa.

Setelah 30 menit ditarik, kapal tersebut berhasil dievakuasi dan bersandar di pelabuhan.

“Waktu mesin kapal mati, saya khawatir juga. Tapi untung tidak terjadi apa-apa, dan tiba dengan selamat di daratan,” kata seorang penumpang, Andi.

TABRAK KARANG

Sebelumnya KM Manusela 05 GT 84 dengan rute Kota Baubau-Binongko mengalami patah as kemudi di Perairan Wakatobi. Kapal tersebut menabrak karang di sekitar perairan Wakatobi dan menyebabkan lambung kapal mengalami kebocoran.

"Sekitar pukul 07.30 Wita, Basarnas Kendari menerima info dari Ibu Irma yang merupakan salah satu penumpang bahwa pada pukul 04.30 Wita KM Manusela 05 GT 84 mengalami patah as kemudia," terang Humas SAR Kendari, Wahyudi, kepada detikcom, Kamis (14/3/2019).

Kapal yang memuat 45 orang penumpang itu kandas dan mesin penggeraknya sudah tidak bisa dihidupkan lagi. Mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan SAR Wakatobi.

Sekitar pukul 07.40 tim rescue pos SAR Wakatobi langsung diberangkatkan menuju TKM dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat," ujarnya. 

"Setelah sampai di TKM, kata Wahyudi pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap penumpang. "Saat ini seluruh penumpang KM Manusela 05 telah dievakuasi ke KM Manusela 01 dan sedang dalam perjalanan menuju binongko dengan pengawalan dari RIB Pos SAR Wakatobi," pungkasnya. 

(jasmine/sumber: kompas.com).