press enter to search

Senin, 17/06/2019 21:47 WIB

Syahbandar Utama Tanjung Priok Canangkan Wilayah Bebas dari Korupsi

Redaksi | Sabtu, 13/04/2019 23:48 WIB
Syahbandar Utama Tanjung Priok Canangkan Wilayah Bebas dari Korupsi

JAKARTA (Aksi.id) – Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta mencanangkan sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), di Jakarta, Jumat (12/4).

IMG-20190412-WA0086

Langkah ini sebagai tindak lanjut penetapan Syahbandar Tanjung Priok sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jemderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) yang diusulkan untuk penetapan menuju predikat WBK dan WBBM.

“Salah satu bentuk dukungan Syahbandar Tanjung Priok salah satunya adalah membuat komitmen bersama dengan para stakeholder dan para pejabat serta seluruh staf syahbandar yang dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataaan komitmen anti gratifikasi,” kata Kepala Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok Amiruddin.

IMG-20190412-WA0104

Pencanangan Syahbandar Tanjung Priok sebagai WBK dan WBBM dihadiri oleh Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan Firdaus Kumarno. Pada kesempatan tersebut dilakukan pendantanganan surat pernyataan anti gratifikasi.

IMG-20190412-WA0087

Kepala Bagian Tata Usaha Syahbandar Utama Tanjung Priok Sri Rejeki Budi Rahayu menjelaskan, sebelumnya pada Senin (18/2), Syahbandar Tanjung Priok  melakukan penandatanganan Pakta Integritas.

Penandatangan itu dilakukan antara Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok dengan para pejabat struktural, Marine Inspector, dan petugas pemeriksa Kapal Asing (PSC).

IMG-20190412-WA0080

“Beberapa hal penting yang harus dilaksanakan dalam Pakta Integritas ini antara lain pentingnya peran aktif segenap jajaran Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.

“Selain itu, perlunya sikap untuk tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung serta bersikap jujur, transparan, objektif, dan akuntabel, dalam melaksanakan tugas,” kata Sri Rejeki. (aliy/adinda) 

Keyword Ditjen Hubla