press enter to search

Selasa, 23/04/2019 18:02 WIB

Prabowo Fokus Swasembada Pangan Ketimbang Teknologi Digital

Redaksi | Minggu, 14/04/2019 07:57 WIB
Prabowo Fokus Swasembada Pangan Ketimbang Teknologi Digital

Jakarta (aksi.id) - Prabowo Subianto dalam debat pamungkas kali ini kembali menegaskan dirinya akan fokus membuat kebijakan salah satunya soal swasembada pangan. 

Pernyataan ini menanggapi pernyataan Jokowi, pemerintah tidak boleh mengesampingkan perkembangan ekonomi digital, salah satunya kemajuan game online.

Seperti disampaikan Jokowi dalam sesi debatnya, Indonesia harus sigap dengan perubahan berupa hal-hal terobosan teknologi baru yang masuk ke industri, mulai dari kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence), IoT (Internet of Things), mata uang kripto, dan masih banyak lagi.

Namun demikian, Prabowo justru mengatakan kalau dirinya lebih baik fokus ke kebijakan-kebijakan yang menurutnya dianggap sebagai hal-hal mendasar ketimbang teknologi digital, khususnya kebutuhan pangan di Indonesia

Prabowo Subianto menegaskan dirinya akan fokus membuat kebijakan salah satunya soal swasembada pangan. 

Saya lebih fokus pada kebijakan dalam hal mendasar, yang menjawab kebutuhan pangan di Indonesia, tingkatkan produksi pertanian, penghasilan petani, lindungi penghasilan nelayan, kualitas hidup buruh, guru honorer," kata Prabowo.

Soal digital itu bagus, tapi rakyat kita butuh swasmebada pangan, harga sembako yang terjangkau, kita akan turunkan harga, kita akan jaga kekayaan indoensia, itu yang akan kita fokuskan," tegas Prabowo di Hotel Sultan, Sabtu (13/4/2019).

Masih soal melibatkan digitalisasi dalam pengembangan ekonomi, calon wakil presiden Sandiaga Uno menambahkan pihaknya akan melibatkan kaum milenial dalam mendukung kebijakan swasembada pangan.

Dia mencontohkan, dalam kunjungannya, menemukan anak muda bernama Rahman, yang dia memiliki sistem digitalisasi dalam pemasaran beras.

"Kita akan ciptakan Rahman-Rahman yang lain di seluruh Indoensia. Kita harus mampu ciptakan anak muda dengan tek digitalisasi terkait petani, bisa tingkatkan produk pertanian kita. Sudah saatnya Indonesia memajukan kekuatan ekonomi pangan," tambah Sandiaga Uno.

(ny/Sumber Liputan6.com)