press enter to search

Selasa, 23/04/2019 17:33 WIB

Penumpang KMP Dharma Rucitra VII Terjatuh ke Laut Dalam Pelayaran dari Makassar

Redaksi | Senin, 15/04/2019 16:01 WIB
Penumpang KMP Dharma Rucitra VII Terjatuh ke Laut Dalam Pelayaran dari Makassar Foto : Ilustrasi

MAKASSAR (Aksi.id) – Tim SAR gabungan terus menggelar operasi pencarian orang tenggelam di wilayah perairan Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Minggu (14/4).

Pencarian menyusul laporan adanya satu penumpang kapal motor penumpang (KMP) Dharma Rucitra VII yang jatuh ke laut, pada Sabtu (13/4).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Taufiek Rachman mengatakan, pencarian di pusatkan di wilayah perairan Makassar dan pulau-pulau sekitar.

Lokasi itu sesuai dengan titik koordinat jatuhnya penumpang yang diterima dari distrik navigasi VTS Makassar.

“Pencarian menggunakan dua perahu karet bermesin dan tambahan satu perahu Rigid dari Basarnas. Jadi total ada tiga perahu yang akan digunakan untuk melakukan penyisiran,” kata Taufiek melalui pesan tertulis, Minggu (14/4).

1. Penumpang jatuh dalam pelayaran Makassar-Surabaya

screen-shot-2019-04-14-at-12532-pm-6cc67c150b4b088d6f058e9df5b4c60f
Foto: Youtube / Eriko Syah

Menurut laporan yang diterima Posko Penanggulangan Bencana, satu orang penumpang terjatuh dari KMP Dharma Rucitra Tujuh, pada Sabtu (13/4) dinihari. Kapal sedang berlayar dalam rute Makassar-Surabaya.

Tidak disebutkan identitas orang yang terjatuh. Lokasi kejadian disebutkan di perairan Makassar, tepatnya pada koordinat 05°12’36” S – 119°05’30” E. Pencarian sepanjang Sabtu lalu tidak membuahkan hasil.

“Informasi adanya penumpang yang terjatuh pada Sabtu (13/04) dini hari, penumpang ini melompat dari kapal tujuan Makassar Surabaya,” ucap Taufiek.


2. Tim SAR terkendala luasnya lokasi pencarian

img-20190202-wa0047-489913b4424f588f87987162a889e412
Tim SAR Gabungan Cari Penumpang Kapal yang Jatuh di Perairan MakassarDok. IDN Times/Istimewa

Sempat dihentikan pada Sabtu malam, pencarian penumpang terjatuh kembali digelar Minggu pagi. Petugas tim gabungan cukup terkendala dengan luasnya area pencarian.

Titik jatuh korban yang dilaporkan, berada jauh dari bibir pantai. Namun upaya pencarian terbantu oleh banyaknya tim gabungan yang ikut membantu pencarian.

Pada Sabtu, pencarian dilakukan dari pagi hingga petang dengan menyusuri area yang terpusat pada titik koordinat jalur kapal. Yakni di sekitar Pulau Kodingareng dan di sepanjang pesisir Pantai Tanjung Bayang.

“Ada dari BPBD, Basarnas, Damkar, kemudian ditambah personil dari Syahbandar Utama Makassar, Ditpolair Polda Sulsel. Kemudian dari potensi SAR, ada dari SAR UNM, SAR Pemuda dan SAR Unibos,” kata Nurhidayat Sukardin, Koordinator Lapangan BPBD Makassar.

3. Pencarian korban diperluas hingga pulau terluar

Nurhidayat menjelaskan, operasi pencarian akan membagi tim dalam tiga area pencarian. Tim dengan perahu karet menyisir dari bibir pantai hingga ke sekitar Pulau Langkai. Langkai merupakan salah satu pulau terluar di Kota Makassar dengan jarak tempuh 36 kilometer.

“Hasil briefing tadi pagi bersama tim gabungan, lokasi pencarian dibagi tiga Search dan Rescue Unit (SRU), yang akan melakukan penyisiran dari Pantai Tanjung Bayang sampai Pulau Langkai,” katanya.(adinda) 

Keyword BASARNAS