press enter to search

Jum'at, 20/09/2019 17:28 WIB

Sistem Komputer Mati, Penerbangan di Bandara-Bandara Australia Kacau

| Selasa, 30/04/2019 08:07 WIB
Sistem Komputer Mati, Penerbangan di Bandara-Bandara Australia Kacau Ribuan penumpang pesawat terlantar akibat tidak berfungsinya sistem komputer di bandara-bandara Australia. (Twitter: Adam Liaw)

MELBOURNE (aksi.id) - Sistem komputer yang tidak berfungsi telah menyebabkan kekacauan di bandara-bandara internasional di Australia. Ribuan penumpang terpaksa mengantre lebih lama meskipun saat ini sistemnya telah diperbaiki.

Permasalahan yang melanda semua bandara internasional di negara ini menyebabkan tidak berfungsinya mesin kontrol paspor SmartGate pada pukul 6 pagi, hari Senin (29/4/2019).

Penumpang yang terjebak dalam antrian panjang memposting foto-foto dari terminal kedatangan internasional di bandara Sydney dan Melbourne.

Penundaan yang lama juga dilaporkan terjadi di bandara Brisbane.

Juru bicara Australian Border Force (ABF) menyebut sistem TI yang bermasalah tersebut sekarang telah dipulihkan.

Dikatakan, pihaknya berusaha memulihkan semua sistem TI termasuk milik Departemen Dalam Negeri guna memastikan integritas sistem itu serta menyelesaikan masalah yang ditimbulkannya.

Penundaan layanan di bandara diperkirakan masih akan berlanjut.

"Tambahan staf ABF telah dikerahkan untuk memproses penumpang di bandara-bandara internasional dan meminimalkan keterlambatan pemrosesan kargo," kata ABF.

"Meski penambahan staf ini memperlihatkan hasil di beberapa bandara, namun penumpang diminta datang lebih awal untuk memberi tambahan waktu selama pemrosesan," katanya.

"Pemrosesan kargo pun berlanjut, meskipun penundaan kemungkinan tetap terjadi," demikian kata ABF.

Reporter ABC Francene Norton melaporkan terjadinya antrian panjang di Bandara Brisbane hingga keluar terminal.

Seorang warga bernama Annabelle Regan menggambarkan panjangnya antrian penumpang di Bandara Sydney.

Chef selebriti Adam Liaw turut terjebak dalam kekacauan di bandara itu. Dia mengatakan ada ribuan penumpang mengalami hal yang sama.

"Staf bandara telah berusaha dengan baik meskipun banyak penumpang kelelahan dan marah," katanya.

Wartawan ABC Monte Bovill melaporkan antrian di Bandara Melbourne panjangnya lebih dari 200 meter.

"Kami baru turun dari pesawat dari Vietnam, mendarat di Melbourne, dan langsung bergabung dengan antrian untuk melewati imigrasi," katanya.

"Melalui pengeras suara, mereka menjelaskan bahwa sistem pemrosesan tidak berfungsi dan mereka harus memproses penumpang internasional secara manual," jelasnya.

Seorang jurubicara Bandara Perth secara terpisah mengatakan sistem komputer mereka juga tidak berfungsi namun belum menyebabkan adanya penundaan.

Juru bicara maskapai penerbangan Qantas menjelaskan banyak penerbangan internasional di Melbourne dan Sydney tertunda sekitar 30 hingga 45 menit karena penumpang terjebak antrian imigrasi.

(via/sumber: abc.net.au).