press enter to search

Selasa, 23/07/2019 03:50 WIB

Identitas Jenazah Wanita Dimutilasi Terungkap Lewat Tes DNA

Redaksi | Sabtu, 11/05/2019 22:31 WIB
Identitas Jenazah Wanita Dimutilasi Terungkap Lewat Tes DNA Mayat wanita termutilasi dievakuasi. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Identitas wanita yang tewas dengan tangan terpotong di dalam kamar penginapan Sahabat Mulia, Jalan PT Hindoli, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan terungkap lewat tes DNA.

Korban yakni Fera Oktaria (21) warga Lorong Indah Karya, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, Sumsel.

Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi mengatakan, korban telah dilaporkan menghilang sejak Selasa (7/5) sebelum ditemukan tewas dalam keadaan tangan terpotong dan jenazahnya disembunyikan di dalam kamar penginapan.

"Selain tes DNA tim forensik pun melakukan pencocokan wajah korban. Dari kondisi jenazah korban masih bisa dikenali oleh keluarganya karena belum terlalu rusak secara fisik jenazah," ujar dia.
pembunuh korban. Keluarga korban pun kini tengah diperiksa penyidik untuk melengkapi berkas penyelidikan.

Sementara itu, Putera (30) kakak kandung korban mengaku, Fera menghilang saat dirinya hendak menjemput adiknya tersebut selepas bekerja di salah satu minimarket di bilangan Jalan Jenderal Sudirman Palembang, Selasa (7/5) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Pas saya jemput, kata temannya dia sudah pulang duluan dijemput orang. Biasanya kalau pulang saya yang jemput, tapi hari itu lain padahal adik saya baru kerja di situ," ujar Putera ditemui di RS Bhayangkara Palembang.

Keluarga yang cemas karena korban tak kunjung pulang dan tidak bisa dihubungi melalui ponsel hingga Rabu (8/5) pagi hari, kemudian memutuskan melaporkan kehilangan ke kepolisian.

Hingga akhirnya keluarga mendapatkan kabar adanya jenazah wanita meninggal di kamar penginapan, pihaknya segera ke RS Bhayangkara untuk melakukan pencocokan DNA.

`Sudah tadi malam ibu saya diambil sampel untuk tes DNA. Hasilnya cocok, itu adik saya. Kami harap pelaku secepatnya tertangkap karena sudah sangat sadis membunuh adik saya," ujar Putera. (ds/sumber CNN)