press enter to search

Sabtu, 19/10/2019 21:40 WIB

Puluhan Penambang Emas di Gunung Pongkor Bogor Tertimbun Longsor, 5 Orang Tewas Ditemukan

Redaksi | Selasa, 14/05/2019 09:07 WIB
Puluhan Penambang Emas di Gunung Pongkor Bogor Tertimbun Longsor, 5 Orang Tewas Ditemukan Ilustrasi. (ist)

BOGOR (Aksi.id) - Area penambangan emas di Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet, Kabupaten Bogor, longsor pada Minggu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, puluhan penambang tertimbun tanah longsoran.

"Struktur tanah yang labil serta hujan deras yang terus-menerus mengakibatkan tanah longsor di Gunung Pongkor," kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (14/5).

Sutopo mengatakan, pencarian dan pertolongan terhadap korban tertimbun telah dilakukan. Tim pencarian dan pertolongan telah menemukan 5 korban meninggal dunia yang belum diketahui identitasnya.

Selain itu, tiga orang ditemukan selamat, yaitu Uus (35), warga Desa Bantar Karet; Dede (30), warga Desa Cisarua; dan Dika (24) warga Desa Cisarua.

"Puluhan penambang lain yang tertimbun belum ditemukan. Tim pencarian dan pertolongan mengalami kesulitan karena lokasi longsor yang sangat curam dan ada di kaki gunung," jelas Sutopo.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bogor, Jawa Barat AKP Ita Puspita Lena menyebutkan material longsoran setinggi 110 meter.

"Telah terjadi peristiwa tanah longsor setinggi 110 meter dan lebar 70 meter sehingga mengakibatkan dugaan tertimbunnya pelaku penambang emas tanpa izin (PETI) yang sedang melakukan kegiatannya di lokasi tersebut," ujarnya.

Menurutnya, longsor terjadi dipicu hujan deras, sehingga mengakibatkan tanah labil. Sampai pada proses evakuasi, hujan terus mengguyur.

"Dengan pertimbangan cuaca yang tidak mendukung, hujan deras dan di lokasi rawan terjadinya longsoran susulan, proses pencarian serta evakuasi tidak bisa dilaksanakan," terangnya.

Pencarian polisi bersama Koramil dan pihak PT Antam Tbk dihentikan pada Senin sore.

Ita mengatakan, pencarian dihentikan lantaran tidak ada lagi laporan dari pihak yang merasa kehilangan anggota keluarganya akibat longsor di Gunung Pongkor.

Sebanyak delapan korban yang tertimbun yaitu DD (25), DK (18), Y (30), ND (45), IW (40), P (35), PL (25) dan HB (49). (ds/sumber merdeka/liputan6)