press enter to search

Senin, 20/05/2019 11:21 WIB

KSOP Muntok Dukung BNNP Bangka Belitung Tangkap Pembawa 6 Kg Sabu & Ribuan Pil Ekstasi

| Rabu, 15/05/2019 22:22 WIB
KSOP Muntok Dukung BNNP Bangka Belitung Tangkap Pembawa 6 Kg Sabu & Ribuan Pil Ekstasi Tersangka dan barang bukti diamankan di KSOP Muntok.

BANGKA (aksi.id) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muntok, Bangka, memberikan dukungan penuh kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung dalam menggagalkan peredaran gelap narkoba.

Sebelumnya tim BNNP Kep. Bangka Belitung mendapat informasi bahwa akan amasuk narkotika jenis shabu dan ekstasi ke wilayah Bangka Belitung dari Malaysia melewati Selat panjang, Tembilahan, Jambi dan Palembang, baru menyebrang ke Bangka Belitung.

Pada  12 Mei 2019 diketahui kurir  berjumlah 4 orang menggunakan 2 mobil dari Tembilahan dan sudah masuk ke wilayah Palembang.

Tim BNNP bersama Tim Polda Kep. Babel, Bea Cukai Pangkalpinang, dan KSOP Muntok melakukan rapat koordinasi dan menentukan tim gabungan terbagi menjadi 2.

Tim 1 melakukan surveillance/pembuntutan dari wilayah palembang. Tim 2 berada di wilayah Pelabuhan Muntok Bangka Barat.

Diketahui informasi dari Tim 1 bahwa hanya satu mobil yang akan menyebrang ke Bangka Belitung melalui Pelabuhan Tanjung Siapi api, Palembang, yaitu jenis mobil Kijang Inova warna Abu-Abu plat BG 1366 ZF berisi 3 orang. Dan mobil satu lagi dengan plat BM 1350 ZF kembali ke arah Jambi.

Pada 13 Mei 2019, pukul 00.30, ketiga tersangka diamankan di atas kapal pada saat mau bersandar di Pelabuhan Muntok.

Kemudian ketiga tersangka berserta kendaraan Kijang Inova BG 1366 ZF dibawa ke kantor KSOP Mentok untuk digeledah.

Ditemukan satu tas yg berisi barang bukti narkotika 6 bungkus besar yang diduga sabu sabu sekitat enam kilo, satu bungkus besar berisi 1758 ekstasi biru merk lego dan 31 butir H5. dan satu bungkus besar berisi 3029 ektasi merk kodok warna hijau.

"Sebanyak 6 kilogram sabu, 4.787 butir ekstasi dan 31 butir happy five berhasil diamankan," tulis siaran pers Humas BNN, Selasa (14/5/2019).

Dari pengungkapan kasus tersebut tim BNNP Bangka Belitung mengamankan tiga orang pria berinisial HK (36), AV (23) dan AD (20).

BANYAK PINTU MASUK

Banyaknya pintu masuk ke Babel yakni pelabuhan, dan lemahnya pengawasan dimanfaatkan pula untuk memasukan barang haram ini.

Kapolda Kep. Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Istiono mengakui banyaknya pintu masuk ini dimanfaatkan oleh bandar narkoba.

"Kita akan tingkatkan pengawasan masuknya narkoba ke Babel. Khususnya di pelabuhan. Soal teknisnya nanti rekan-rekan kita di lapangan yang lebih tahu seperti apa yang akan dilakukan," kata Istiono, Selasa (14/5/2019) malam.

Pelabuhan yang ada di Babel tidak hanya pelabuhan milik pemerintah, tetapi ada juga pelabuhan-pelabuhan milik swasta.

Pelabuhan di Babel juga cukup banyak pelabuhan-pelabuhan kecil yang rentan jadi pintu masuk narkoba.

 Karenanya kata Kapolda, terkait adanya temuan narkoba yang ditaksir bernilai Rp 14 miliar itu Polda Babel dan jajaran meningkatkan kewaspadaan.

"Kita akan tetap meningkatkan pengawasan di pelabuhan, apalagi menjelang lebaran arus penumpang di pelabuhan-pelabuhan ramai penumpang," ujar Istiono.