press enter to search

Minggu, 08/12/2019 07:05 WIB

Kisah Mantan Preman Terminal yang Berjuang untuk Jadi Kopassus

Redaksi | Kamis, 16/05/2019 16:36 WIB
Kisah Mantan Preman Terminal yang Berjuang untuk Jadi Kopassus Anggota Kopassus TNI AD. - gulalives.com

JAKARTA (aksi.id) - KOPASSUS memiliki banyak sosok inspiratif selama perjalanan pasukan khusus itu menjaga NKRI. 

Kisah-kisah sosok inspiratif itulah yang kemudian dituangkan dalam buku `Kopassus Untuk Indonesia`. Sebuah sejarah kopassus.

Salah satu kisah yang ditulis adalah sosok Untung Pranoto.

Untung Pranoto sudah menjadi legenda yang unik dalam sejarah Kopassus karena latar belakangnya yang dikenal sebagai mantan preman

Sosok mantan preman terminal ini berhasil membuktikan bahwa dirinya bisa berkarier di TNI, bahkan menjadi bagian dari pasukan baret merah kebanggaan TNI AD

Sosok Letkol Untung Pranoto mantan preman terminal yang jadi prajurit Kopassus itu muncul dalam buku `Kopassus Untuk Indonesia` di bab `Pilihan Hidup: Jadi Bajingan atau Tentara`

Awalnya, keseharian Untung adalah nongkrong di terminal bus dengan penampilannya yang garang, memakai kaos singlet, rambut panjang dan sepatunya boots koboi.

Bosan dengan kehidupannya sebagai preman, Untung kemudian ingin mengabdikan diri menjadi tentara dan melamar menjadi anggota TNI.

Karena penampilan `sangar`-nya, tentu saja Untung sempat mendapat penolakan saat pertama kali daftar

Tak patah arang Untung pun mendaftar lagi, kali ini dia datang dengan penampilan rapi, rambut gondrongnya juga dicukur habis. 

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (TNI) Madsuni (kanan) melakukan salam komando dengan Danjen Kopassus yang baru Mayjen (TNI) Eko Margiyono (kiri) usai Upacara Penyerahan Satuan Korps Pasukan Khusus (Kopassus) di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (23/3). (Warta Kota/Adhy Kelana)

 

Pada pendaftaran kedua ini Untung lebih bersungguh-sungguh.

Dalam hatinya Ia berkata, "Kalau saya tidak jadi tentara, saya akan jadi bajingan." Ucapnya dalam hati.

Sebelum datang untuk melamar Dirinya juga meminta restu dari ibunya dan keluarganya.

Alhasil Untung pun lalu diterima menjadi anggota TNI AD dan berpangkat Prada.

Masuk menjadi tentara Untung termasuk satu diantara prajurit yang loyal dan selalu antusias mengerjakan tugas di kesatuannya.

Untung juga terkenal sebagai prajurit yang ulet dan tekun.

Karir Untung Pranoto di kesatuan Angkatan Darat terus menanjak sampai akhirnya terpilih masuk dalam satuan elite TNI, Kopassus.

Meski saat itu gaji menjadi anggota Korps Baret Merah sangat kecil, namun Ia jalani dengan ikhlas dan rasa bangga.

Usai mendapat pekerjaan tetap sebagai Kopassus, Untung kemudian melamar kekasih pujaan hatinya.

Namun, lamaran Untung tak diterima karena calon mertuanya menginginkan mahar yang jumlahnya cukup.

Ilustrasi : Prajurit Kopassus. Identik dengan beret merah  

 

Untung Pranoto muda begitu kaget dan syok mendengar mahar yang diajukan calon mertuanya

Tak ingin lama tenggelam dalam kekecewaan, Untung Pranoto muda lebih memilih untuk fokus mengabdi di Kopassus.

Karier Untung dibilang cukup cemerlang dengan 17 kali naik pangkat.

Saat ditanya apa modalnya, ia selalu menjawab "Tuhan sudah berbaik hati".

Saat wawancara untuk buku Kopassus Untuk Indonesia, Untung merupakan perwira berpangkat Letnan Kolonel.

Tugas Untung di Kopassus yakni ikut mendidik para prajurit Kopassus menjadi prajurit yang loyal dan setia kepada NKRI.

 (ny/Wartakota.com)
 
 
 
 
 
 
Keyword Preman Kopassus