press enter to search

Sabtu, 24/08/2019 01:06 WIB

Menteri PUPR Basuki: Anak Saya Menangis saat Tahu Rumah Mau Digusur untuk Tol

Redaksi | Jum'at, 17/05/2019 15:40 WIB
Menteri PUPR Basuki: Anak Saya Menangis saat Tahu Rumah Mau Digusur untuk Tol Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku tak mudah baginya dan keluarga saat mengetahui rumah pribadinya akan digusur. Penggusuran ini dilakukan untuk pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Betapa tidak, Basuki menceritakan dirinya dan keluarga tinggal di rumah yang berada di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat sejak tahun 1990. Bahkan, dia mengungkapkan, sang anak menangis saat dirinya memberi tahu kabar penggusuran rumah tersebut.

"Jangan dikira mudah. Anak saya tiga itu, kan dari kecil di situ. Waktu saya kasih tahu ya nangis. Musala-nya di situ. Teman-teman kampungnya di situ," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 16 Mei 2019.

Basuki juga menceritakan kesedihannya karena tak lagi mempunyai kampung halaman setelah rumahnya digusur. Sebab kediaman orangtua Basuki sudah dijual sejak lama.

"Saya pengalaman tak punya kampung halaman. Karena rumah orangtua saya sudah dijual karena butuh. Karena saya anak delapan orang, lain lain kebutuhannya. Jadi saya enggak punya lagi kampung halaman. Sedih juga," jelasnya.

Kendati begitu, Basuki menegaskan hal tersebut tak membuatnya ragu untuk melanjutkan proyek jalan Tol Becakayu. Dia menjelaskan, penggusuran ini lantaran lokasi rumahnya berada di jalur Tol Becakayu.

"Nih lihat. Rumahnya Menteri PU ini. Ini jalur Becakayu. Ini saluran ke sini, ke pagar 15 meter. Butuh tol 24,7 (meter). Jadi kena (gusur)," ucap dia.

Menurut dia, berdasarkan informasi dari kontraktor, penggusuran akan dimulai pada tahun ini. Terkait ganti rugi, Basuki mengaku belum mendapatkannya.

"Menurut Waskita, owner proyeknya, tahun-tahun ini (digusur), kalau disetujui masyarakat kan. Karena itu harus dengan masyarakat semua di kompleks itu," tutur Basuki.

Basuki sendiri telah mempersiapkan hunian baru apabila rumahnya digusur. Rumah pengganti itu terletak di Kemang Pratama Bekasi Jawa Barat.

Sebelumnya, rumah milik Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dikabarkan akan digusur sebagai bagian dari pembebasan lahan untuk pengerjaan proyek infrastruktur jalan tol.

Hal tersebut terungkap lewat unggahan status media sosial Twitter mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Melalui kicauannya, Mahfud MD menulis, Menteri PUPR yang biasa membuat jalan tol harus merelakan rumah pribadinya tergusur demi kelancaran pembangunan.

"Menarik, rumah pribadi Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono di Bekasi akan digusur untuk proyek jalan tol. Padahal dialah yang menjadi pimpinan pembuatan jalan. Dulu diberitakan ada pejabat daerah yang membelokkan rencana jalan tol agar tak melewati tanah pribadinya. Hormat untuk Pak Basuki," tulis Mahfud. (ds/sumber liputan6/merdeka)