press enter to search

Rabu, 18/09/2019 19:16 WIB

Presiden Jokowi Tetapkan 9 Anggota Pansel Calon Pimpinan KPK

Redaksi | Jum'at, 17/05/2019 19:04 WIB
Presiden Jokowi Tetapkan 9 Anggota Pansel Calon Pimpinan KPK

Jakarta (aksi.id)  - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menetapkan sembilan anggota Panitia Seleksi atau Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  untuk masa jabatan 2019-2023. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54/P Tahun 2019 tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Masa Jabatan Tahun 2019-2023 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Jumat, 17 Mei 2019.

Mereka akan bertugas menyaring dan mengusulkan nama-nama calon kepada Presiden dan bekerja hingga terbentuknya pimpinan KPK periode 2019-2023," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin melalui keterangan tertulis.

Bey mengatakan pansel ini dibentuk untuk menjamin kualitas dan transparansi dalam seleksi calon pimpinan KPK. Masa jabatan lima komisioner KPK saat ini akan rampung pada 21 Desember 2019.

Bey merinci, Jokowi mendapuk dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti Yanti Ganarsih sebagai ketua pansel. Berikutnya yang ditunjuk menjadi wakil ketua yakni guru besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, yang juga mantan pelaksana tugas Pimpinan KPK, Indriyanto Senoadji.

Adapun tujuh anggota Pansel Capim KPK 2019-2023 yaitu Harkristuti Harkrisnowo, akademisi yang juga pakar hukum pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM); Hamdi Moeloek, akademisi dan pakar psikologi Universitas Indonesia; dan Marcus Priyo, akademisi dan pakar hukum pidana Universitas Gadjah Mada.

Berikutnya adalah pendiri Setara Institute Hendardi dan Direktur Imparsial Al Araf. Ada pula dua unsur pemerintah, yakni Staf Ahli Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Diani Sadia dan Direktur Jenderal HAM Kementerian Hukum dan HAM.

Jokowi sebelumnya memang telah berjanji menetapkan pansel calon pimpinan KPK pada pekan ini. Janji itu dia sampaikan merespons desakan masyarakat, di antaranya yang disampaikan Indonesia Corruption Watch.

"Insya Allah pekan ini sudah ditandatangani," kata Jokowi usai menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo, Jalan Widya Chandra III, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.

(ny/Tempo.co)