press enter to search

Sabtu, 17/08/2019 18:06 WIB

Jamaah Aboge Banyumas Salat Idul Fitri Hari Ini dan Gelar Makan Bersama

Redaksi | Kamis, 06/06/2019 16:28 WIB
Jamaah Aboge Banyumas Salat Idul Fitri Hari Ini dan Gelar Makan Bersama Suasana sungkeman di Hari Raya Idul Fitri Jamaah Aboge. (ist)

BANYUMAS (Aksi.id) - Sejak pagi usai subuh, ratusan jamaah Islam Aboge berdatangan ke Masjid Saka Tunggal Baitussaalam, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2019) untuk melaksanakan Salat Idul Fitri.

Mereka mengenakan pakaian muslim lengkap. Jamaah laki-laki mengenakan baju koko, sarung dan peci untuk penutup kepala. Yang perempuan, mengenakan mukena putih, lengkap pula dengan sajadahnya.

Beberapa di antaranya, sambil membawa tenong di atas kepala. Tempat penyimpanan tradisional berbahan utama bambu itu, isinya makanan. Tenong yang mereka bawa disimpan di rumah juru kunci, samping masjid.

Bagi jamaah yang datang lebih awal, langsung masuk ke dalam masjid, guna mempersiapkan diri mengikuti salat Idul Fitri. Sementara itu, bagi jamaah yang datangnya belakangan, kebagian tempat di luar masjid. Sebagian perempuan menempati samping masjid yang sudah dipasang atap teratak.

Sedangkan lainnya, kebagian tempat di halaman masjid. Matahari belum terbit, sehingga terhindar dari panasnya sorot raja siang.

Pukul 06:18 WIB, salat Idul Fitri di masjid Saka Tunggal Baitussalam dimulai. Beda tempat salat, antara yang di luar maupun dalam masjid, tidak membedakah semangat dan khusyuk.

Kehusyukan jamaah tetap terjaga, ketika sang khatib, Marjuki menyampaikan khutbahnya. Tiap jamaah duduk rapi mendengarkannya, hingga selesai.

Selanjutnya, dilaksanakan salam-salaman. Tradisi untuk bermaaf-maafan ini, dimulai dari masjid. Namun karena jamaahnya cukup banyak, barisannya mengular hingga ke halaman rumah-rumah juru kunci, sampai mendekati pintu masuk area pemakaman.

Dalam ritual ini, matahari mulai terbit. Panas dari sorotnya mulai terasa. Namun demikian, semua jamaah tetap mengikuti hingga selesai dengan penuh ceria. Sedikitnya satu jam, acara salam-salaman baru selesai.

Setelah itu, jamaah tidak langsung pulang. Mereka kembali ke masjid untuk mengikuti makan bersama. Makanan yang tersimpan dalam tenong, kemudian dibuka oleh sejumlah jamaah yang ditunjuk.

Makanan disajikan dalam piring, untuk dibagikan kepada sejumlah jamaah. Selanjutnya, imam memimpin doa, untuk memulai makan bersama.

Imam Masjid Saka Tunggal yang juga Juru Kunci generasi ke-12 Sulam mengatakan, salat Idul Fitri tersebut diikut 500 an jamaah. Karena itu, sebagian harus salat di luar, karena tidak semuanya tertampung di dalam masjid.

“Jumlah jamaah cukup banyak, sampai 500 an orang,” kata Sulam, ditemui usai salat Idul Fitri usai menuturkan bahwa Jamaah Aboge ikuti Salat Idul Fitri hari ini dan gelar makan bersama sebagai tradisi jamaah di hari Lebaran. (ds/sumber suara)