press enter to search

Rabu, 18/09/2019 19:25 WIB

Pelaminan Terendam Banjir, Pasangan di Sidrap Ini Terpaksa Menikah di Perahu Karet Brimob

| Selasa, 11/06/2019 22:49 WIB
Pelaminan Terendam Banjir, Pasangan di Sidrap Ini Terpaksa Menikah di Perahu Karet Brimob

SIDRAP (aksi.id)  -  Pasangan calon mempelai di Kabupaten Sidrap terpaksa menikah di atas perahu karet.

Meski banjir melanda pelaminan hingga setinggi lutut orang dewasa, namun ijab kabul tetap dilaksanakan, keduanya sah menjadi pasangan suami istri.

Pasangan suami istri itu bernama Agus dan Mardiana. Mereka melangsungkan pernikahan, Minggu (9/6) di Desa Sumpang Mango, Pitu Riawa Sidrap, dalam kondisi banjir bandang.

Suasana pernikahan warga di tengah luapan banjir di Sidrap, Minggu (9/6/2019).

Bahkan pelaminan mereka pun terendam air setinggi lutut orang dewasa. Terkesan memprihatinkan tetapi kedua mempelai yang memakai pakaian adat Bugis Makassar warna biru terlihat sangat bahagia.

Mereka menikmati suasana pernikahan di atas air, dan menyambut tamu-tamu yang datang.

 
Tamu undangan pernikahan naik perahu di tengah luapan banjir di Sidrap.

Uniknya, beberapa foto yang beredar di media sosial, mempelai wanita dikawal sejumlah polisi di atas perahu karet. Beberapa polisi lainnya mengenakan pelampung mendorong perahu tersebut.

Usai ijab kabul di rumah mempelai wanita, pasangan pengantin itu pun berangkat ke Palopo ke rumah mempelai laki-laki.

Sementara resepsi pernikahan yang rencananya akan digelar usai ijab kabul pun batal karena banjir.

Kapolsek Dua Pitue, Iptu Ramli kepada wartawan mengatakan, ini namanya banjir bahagia. Pihaknya sudah mengarahkan personel untuk mengevakuasi pengantin bersama keluarganya dan iring-iringan pengantin. “Sekarang mereka sudah berada di Palopl, ” katanya.

Banyak bantuan warga juga, selain pihak kepolisian, Tim SAR, Polres Sidrap juga ada bantuan dari Polda Sulsel.

(aisha/sumber: medaninside.com dan pijarnews.com).

Keyword Menikah