press enter to search

Kamis, 27/06/2019 01:04 WIB

Mudik Gratis Moda Laut 2019 Secara Umum Baik, Lancar dan Selamat

Redaksi | Kamis, 13/06/2019 15:30 WIB
Mudik Gratis Moda Laut 2019 Secara Umum Baik, Lancar dan Selamat

JAKARTA (Aksi.id) – Mudik gratis moda kapal laut yang dilaksanakan Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) pada Lebaran 2019 secara umum berjalan baik, aman, lancar dan selamat. Cuaca bersahabat, perjalanan kapal dan penumpang yang dibawanya tepat waktu sampai tujuan.

“Okupansi kapal terisi rata-rata antara 75%-80%.  Tapi, tahun mendatang kita akan persiapkan lebih matang serta rentang waktu sosialisasi yang lebih lama, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan ini dengan optimal,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Dirlala) Dr. Capt. Wisnu Handoko usai penyambutan voyage terakhir KM Dobnsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, untuk persiapan mudik Lebaran tahun 2020,  kita akan lakukan sejak Januari mendatang. “Bersama pihak terkait termasuk perusahaan yang mendukung harus bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik dan optimal,” jelas Capt. Wisnu.

Ke depan, menurut dia, pendaftaran mudik gratis dengan kapal laut akan dilakukan secara online berbasis NIK (nomor induk kependudukan). “Apalagi, pihak Ditjen Hubla sudah mempunyai bank datang, khususnya para peserta mudik gratis dengan kapal laut tiga tahun sebelumnya.”

“Siapa yang track record baik dan selalu ikut mudik bersama. akan menjadi prioritas untuk ikut duluan. Sebaliknya, mereka yang hanya coba-coba dan tak jadi berangkat maka akan terseleksi secara elektronika,” jelas Capt. Wisnu.

Tak Hanya Fokus di Jawa

Bukan hanya itu, mudik gatis se[erti ini ke depan bukan hanya terfokus di Jawa. Banyak daerah lain di Indonesia yang juga ingin menikmati layanan serupa, meski tidak dengan sepeda motornya seperti di Jawa.

“KTI (kawasan timur Indonesia) perlu difikirkan bersama untuk bisa dilayani mudik gratis dengan kapal laut ini,” terang Capt. Wisnu.

Dari hasil pemantauan arus mudik Lebaran tahun 2019 kemarin, menurut Capt. Wisnu, berbagai daerah se[ert Sorong, Ambon, Ternate, Makassar dan lainnya terjadi lonjakan penumpang kapal laut. Sementara, ketersediaan kapal laut yang baik dan laik operasi sangat terbatas.

Mengacu pada realitas tersebut, tambah Capt. Wisnu, Pemerintah perlu memikirkan layanan mudik gratis di berbagai titik di KTI. Di wilayah KTI ternyata banyak juga pemudik terutama tujuan Makassar dan sekitarnya saat Lebaran tiba.

“Mereka juga saudara dan warga negara Indonsia (WNI). Jadi, sangat layak jika dilayani dengan labih baik, dan berkeselamatan dengan kapal laut yang sama,” tegas Capt. Wisnu.(helmi/adinda)